Closed Thread
Page 1 of 2
1 2 LastLast
Results 1 to 10 of 17

Thread: Sanctuary for Indonesian Mahasheer (Tor Tombro) jadi kenyataan ??

  1. hampala's Avatar
    hampala is offline Hampala Hunter hampala has a reputation beyond repute hampala has a reputation beyond repute hampala has a reputation beyond repute hampala has a reputation beyond repute hampala has a reputation beyond repute hampala has a reputation beyond repute hampala has a reputation beyond repute hampala has a reputation beyond repute hampala has a reputation beyond repute hampala has a reputation beyond repute hampala has a reputation beyond repute
    Real Name
    Soni / Adi Wisaksono
    Join Date
    Mar 2005
    Location
    Magelang
    Posts
    4,598

    Sanctuary for Indonesian Mahasheer (Tor Tombro) jadi kenyataan ??

    Bro.. pernah gw bikin thread ini : http://www.fishyforum.com/t16296/

    Ternyata tak dinyana tak diduga sudah di implementasikan di daerah Jambi daerah Kab. Kerinci. Ada yang tahu Lubuk Sahap Pulau Sangkar itu lokasi tepatnya dimana ??

    Ini dia Perda`nya

    LEMBARAN DAERAH KABUPATEN KERINCI
    TAHUN 2007 NOMOR 9
    PERATURAN DAERAH KABUPATEN KERINCI
    NOMOR 9 TAHUN 2007
    TENTANG
    PENETAPAN LUBUK SAHAP PULAU SANGKAR SEBAGAI
    SUAKA PERIKANAN (RESERVAT) SERTA KOLAM
    PEMIJAHAN / PENANGKARAN SEMAH ALAMI
    DI PULAU SANGKAR KECAMATAN BATANG MERANGIN
    DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
    BUPATI KERINCI,
    Menimbang :
    a. bahwa pemanfaatan potensi sumber daya ikan dalam suatu
    kawasan dan kolam pemijahan perlu dikelola dan di kendalikan
    secara baik dalam rangka menjamin kelangsungan sumber daya
    hayati;
    b. bahwa dalam rangka pengendalian dan kelestarian sumber daya
    hayati perikanan dalam suatu kawasan perlu menetapkan Lubuk
    Sahap di Pulau Sangkar dan Sungai Lingkat sebagai suaka
    perikanan (reservat) dan kolam pemijahan/penangkaran semah
    alami di Pulau Sangkar Kecamatan Batang Merangin;
    2
    c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada
    huruf a dan b perlu membentuk Peraturan Daerah tentang
    Penetapan Lubuk Sahap Pulau Sangkar dan Sungai Lingkat
    sebagai suaka perikanan (reservat) serta kolam pemijahan /
    penangkaran semah alami di Pulau Sangkar Kecamatan Batang
    Merangin;
    Mengingat :
    1. Undang-Undang Nomor 58 Tahun 1958 tentang Penetapan
    Undang-undang Darurat Nomor 21 Tahun 1957 tentang
    pengubahan Undang-undang Nomor 12 Tahun 1956 tentang
    Pembentukan Daerah Swatantra Tingkat II dalam lingkungan
    Daerah Swatantra Tingkat I Sumatera Tengah sebagai
    Undang-undang (Lembaran Negara Republik Indonesia
    Tahun 1958 Nomor 108, Tambahan Lembaran Negara Republik
    Indonesia Nomor 1643);
    2. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1992 tentang Karantina
    Hewan, Ikan dan Tumbuhan (Lembaran Negara Republik
    Indonesia Tahun 1992 Nomor 56 Tambahan Lembaran Negara
    Republik Indonesia Nomor 3483);
    3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang pengelolaan
    Lingkungan Hidup (Lembaran Negara Republik Indonesia
    Tahun 1997 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik
    Indonesia Nomor 3699);
    4. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang pembentukan
    Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik
    Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara
    Republik Indonesia Nomor 4389);
    5. Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan
    (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 118,
    Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4433);
    6. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan
    Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004
    Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
    3
    Nomor 4437), sebagaimana telah diubah dengan Peraturan
    Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 3 Tahun 2005
    tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004
    tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik
    Indonesia Tahun 2005 Nomor 38, Tambahan Lembaran Negara
    Republik Indonesia Nomor 4493) yang telah ditetapkan dengan
    Undang-undang Nomor 8 Tahun 2005 (Lembaran Negara
    Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 108, Tambahan
    Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 454;
    7. Peraturan Daerah Kabupaten Kerinci Nomor 7 Tahun 2000
    tentang Retribusi Penjualan Produksi Usaha Daerah (Lembaran
    Daerah Kabupaten Kerinci Tahun 2000 Nomor 8 Seri B Nomor 4);
    8. Peraturan Daerah Kabupaten Kerinci Nomor 22 Tahun 2000
    tentang Kewenangan Daerah Kabupaten (Lembaran Daerah
    Kabupaten Kerinci Tahun 2000 Nomor 22 Seri C Nomor 1);
    9. Peraturan Daerah Kabupaten Kerinci Nomor 7 Tahun 2002
    tentang Perubahan Pertama Peraturan Daerah Kabupaten Kerinci
    Nomor 13 Tahun 1999 tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan
    Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Kerinci Tahun 2002
    Nomor 7 Seri B Nomor 4);
    10. Peraturan Daerah Kabupaten Kerinci Nomor 2 Tahun 2004
    tentang Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Kerinci
    (Lembaran Daerah Kabupaten Kerinci Tahun 2004 Nomor 4
    Seri D Nomor 1);
    Dengan Persetujuan Bersama
    DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN KERINCI
    dan
    BUPATI KERINCI
    4
    MEMUTUSKAN :
    Menetapkan :
    PERATURAN DAERAH KABUPATEN KERINCI TENTANG
    PENETAPAN LUBUK SAHAP PULAU SANGKAR SEBAGAI SUAKA
    PERIKANAN (RESERVAT) SERTA KOLAM PEMIJAHAN /
    PENANGKARAN SEMAH ALAMI DI PULAU SANGKAR
    KECAMATAN BATANG MERANGIN
    BAB I
    KETENTUAN UMUM
    Pasal 1
    Dalam Peraturan Daerah ini yang di maksud dengan ;
    1. Daerah adalah Kabupaten Kerinci.
    2. Pemerintah Daerah adalah Bupati dan Perangkat Daerah sebagai
    unsur penyelenggara Pemerintahan Daerah.
    3. Kepala Daerah adalah Bupati Kerinci.
    4. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang selanjutnya disebut
    DPRD adalah Lembaga Perwakilan Rakyat Daerah sebagai unsur
    Penyelenggara Pemerintahan Daerah.
    5. Dinas Peternakan dan Perikanan adalah Dinas Perternakan dan
    Perikanan Kabupaten Kerinci.
    6. Reservat adalah suatu kawasan yang tertutup bagi segala jenis
    kegiatan penangkapan dan atau pemanfaatan sumber daya ikan.
    7. Penangkaran adalah pengumpulan/pengambilan benih ikan hasil
    pemijahan alami di perairan umum.
    8. Semah (Labeobarbus Tambra) adalah ikan khas Danau Kerinci
    9. Benih ikan adalah larva yang telah tumbuh dan berkembang
    sempurna menyerupai induk.
    5
    10. Budidaya ikan adalah kegiatan untuk memelihara, membesarkan
    dan mengembangbiakan serta memanen hasil dalam lingkungan
    yang terkontrol.
    11. Sumber daya hayati perikanan adalah semua jenis ikan dan biota
    yang hidup di dalam perairan umum.
    12. Pemijahan adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk
    mengembangbiakkan ikan baik secara alami maupun buatan.
    13. Zona Inti adalah kawasan yang tertutup bagi segala jenis
    kegiatan penangkapan dan atau pemanfaatan sumber daya ikan.
    14. Zona Penyangga adalah kawasan dimana kegiatan pemanfaatan
    sumber daya ikan masih boleh dilakukan secara terbatas.
    BAB II
    NAMA, OBJEK DAN LOKASI RESERVAT / KOLAM
    Pasal 2
    (1) Nama reservat adalah reservat Lubuk Sahap.
    (2) Nama kolam pemijahan/penangkaran semah alami di Sungai
    Lingkat adalah Tanah Sebingkeh sedangkan nama Lubuk di
    Sungai Lingkat adalah Lubuk Mudik Dusun.
    Pasal 3
    (1) Objek reservat adalah segala sumber daya hayati perikanan yang
    terdapat di Lubuk Sahap di Pulau Sangkar dan Sungai Lingkat.
    (2) Objek kolam Pemijahan/penangkaran semah alami pemijahan
    ikan tanpa perlakuan maupun merubah kondisi lingkungan di
    Pulau Sangkar.
    6
    Pasal 4
    (1) Lokasi reservat Lubuk Sahap adalah di Pulau Sangkar meliputi
    Desa Pulau Sangkar, Desa Baru Pulau Sangkar dan Desa
    Seberang Merangin.
    (2) Lokasi kolam pemijahan/penangkaran ikan Semah Alami di
    Lubuk Mudik Dusun Sungai Lingkat Pulau Sangkar.
    (3) Gambar lokasi reservat sebagaimana dimaksud ayat (1) dan (2)
    tercantum pada Lampiran Peraturan Daerah ini, merupakan satu
    kesatuan yang tidak terpisah dengan Peraturan Daerah ini.
    BAB III
    KAWASAN SUAKA PERIKAN
    Pasal 5
    (1) Zona inti suaka di Lubuk Sahap Sungai Batang Merangin 152 m'
    dan Lubuk Sayan 260 m', zona penyangga 70 m'.
    (2) Zona inti suaka di Lubuk Mudik Dusun Sungai Lingkat 213 m',
    Zona penyangga kehilir 151 m', dan zona penyangga kehulu
    100 m'.
    Pasal 6
    Zona Ekonomi di Sungai Batang Merangin dan Sungai Lingkat adalah
    di luar zona inti dan zona penyangga.
    7
    BAB IV
    PEMBINAAN RESERVAT DAN PEMIJAHAN/PENANGKARAN
    SEMAH ALAMI
    Pasal 7
    (1) Pembinaan reservat pemijahan/penangkaran semah alami
    dilakukan oleh Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten
    Kerinci beserta Pemerintahan Desa dan dapat menunjuk Petugas
    Jaga, Petugas Pendamping dari desa setempat serta Petugas
    Teknis dari Dinas Perternakan dan Perikanan Kabupaten Kerinci.
    (2) Untuk melaksanakan ketentuan sebagaimana yang diatur dalam
    ayat (1) di atas secara teknis akan ditetapkan dengan Peraturan
    Kepala Daerah.
    Pasal 8
    Untuk menjamin kelestarian dari sumber daya hayati perikanan
    dilakukan rehabilitasi fisik saluran sungai agar keberadaan dan
    ekosistem di lokasi pemijahan/penangkaran semah alami dapat lebih
    baik perlu mendapat perhatian masyarakat dan pemerintah.
    BAB V
    PENGAWASAN
    Pasal 9
    (1) Dinas Peternakan dan Perikanan bertanggung jawab dalam
    pelaksanaan Peraturan ini dan melakukan pengawasan secara
    berkala.
    (2) Sistem pengawasan yang melibatkan peran aktif masyarakat
    dalam mengawasi dan mengendalikan pengelolaan dan
    pemanfaatan sumber daya perikanan secara bertanggung jawab,
    agar dapat diperoleh manfaat secara berkelanjutan.
    8
    BAB VI
    PELARANGAN
    Pasal 10
    (1) Setiap orang dilarang melakukan tindakan untuk mengambil ikan
    dan/atau sumber daya hayati pada kawasan suaka perikanan
    sebagaimana tersebut pada pasal 5 dan pasal 6 baik dengan
    cara memancing, menombak, menjala, menjaring/memukat dan
    sejenisnya terkecuali untuk kegiatan penelitian.
    (2) Setiap orang dilarang melakukan tindakan untuk mengambil ikan
    pada kawasan suaka perikanan sebagaimana tersebut pada pasal
    5 dan pasal 6 baik dengan cara menggunakan Bahan Kimia,
    Bahan Biologis, Bahan Peledak, menyentrum dan atau alat yang
    dapat merugikan/membahayakan kelestarian sumber daya ikan
    atau lingkungannya.
    BAB VII
    KETENTUAN PIDANA
    Pasal 11
    (1) Setiap orang yang dengan sengaja melakukan pelanggaran
    sebagaimana di atur dalam pasal 10 ayat (1) diancam dengan
    pidana kurungan maksimal 3 bulan atau denda maksimal
    Rp. 25.000.000. (Dua Puluh Lima Juta Rupiah).
    (2) Sepanjang tidak diatur dalam Peraturan perundang-undangan
    lainnya, maka pelanggaran terhadap Pasal 10 ayat (2) diancam
    dengan pidana kurungan paling lama 6 bulan dan atau denda
    maksimal Rp. 50.000.000,- (Lima Puluh Juta Rupiah).
    9
    BAB VIII
    PENYIDIKAN
    Pasal 12
    (1) Pejabat Penyidik Polri berwenang melakukan penyidikan atas
    pelanggaran Peraturan Daerah Ini.
    (2) Pejabat Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) tertentu di
    lingkungan Pemerintah Daerah diberi wewenang khusus sebagai
    penyidik untuk melakukan penyidikan atas pelanggaran
    Peraturan Daerah.
    (3) Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) berkedudukan di bawah
    dan bertanggung jawab kepada Kepala Daerah.
    (4) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat
    (2) penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) berada di bawah
    koordinasi dan pengawasan Penyidik Polri.
    (5) Wewenang penyidik sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
    dan (2) adalah:
    a. Menerima laporan atau pengaduan dari seseorang
    mengenai adanya tindak pidana atas pelanggaran
    Peraturan Daerah.
    b. Melakukan tindakan pertama pada saat itu ditempat
    kejadian dan melakukan pemeriksaan.
    c. Menyuruh berhenti seseorang tersangka dan memeriksa
    tanda pengenal diri tersangka.
    d. Melakukan penyitaan benda atau surat.
    e. Mengambil sidik jari dan memotret seseorang.
    f. Memanggil orang untuk didengar dan diperiksa sebagai
    tersangka atau saksi.
    g. Mendatangkan orang ahli yang diperlukan dalam
    hubungannya dengan pemeriksaaan perkara.
    h. Mengadakan penghentian penyidikan setelah mendapat
    petunjuk dari penyidik Polri bahwa tidak terdapat cukup
    bukti atau peristiwa tersebut bukan merupakan tindak
    10
    pidana dan selanjutnya melalui penyidik Polri
    memberitahukan hal tersebut kepada Penuntut Umum,
    tersangka atau keluarganya.
    i. Melakukan tindakan lain menurut hukum yang dapat
    dipertanggungjawabkan.
    (6) Penyidik Pegawai Negeri Sipil tidak berwenang untuk melakukan
    penangkapan atau penahanan.
    (7) Penyidik sebagaimana dimaksud pada ayat (2) memberitahukan
    dimulainya penyidikan dan menyampaikan hasil penyidikannya
    kepada Pejabat Penyidik Polri sesuai dengan ketentuan yang
    diatur dalam Undang-undang Hukum Acara Pidana yang berlaku.
    ( Penyidik Polri sebagaimana dimaksud ayat (1) dalam
    melaksanakan tugas bekerja sama dengan Penyidik Pegawai
    Negeri Sipil.
    BAB IX
    KETENTUAN PENUTUP
    Pasal 13
    Peraturan Daerah ini berlaku mulai sejak tanggal diundangkan.
    Agar Setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan
    Pengundangan Peraturan Daerah ini dengan penempatannya dalam
    Lembaran Daerah Kabupaten Kerinci.
    Ditetapkan di Sungaipenuh
    pada tanggal 16 April 2007
    BUPATI KERINCI,
    dto
    H. FAUZI SIIN
    11
    Diundangkan di Sungai Penuh
    pada tanggal 23 April 2007
    SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN KERINCI,
    H. ZUBIR MUCHTAR
    LEMBARAN DAERAH KABUPATEN KERINCI
    TAHUN 2007 NOMOR 9
    12
    PENJELASAN ATAS
    PERATURAN DAERAH KABUPATEN KERINCI
    NOMOR 9 TAHUN 2007
    PENETAPAN LUBUK SAHAP PULAU SANGKAR SEBAGAI SUAKA
    PERIKANAN (RESERVAT) SERTA KOLAM PEMIJAHAN /
    PENANGKARAN SEMAH ALAMI DI PULAU SANGKAR
    KECAMATAN BATANG MERANGIN
    I. Penjelasan Umum :
    Lingkungan hidup sebagai suatu ekosistem terdiri atas
    berbagai subsistem, yang mempunyai aspek social, budaya,
    ekonomi dan geografi dengan corak ragam yang berbeda yang
    mengakibatkan daya dukung dan daya tampung lingkungan
    hidup yang berlainan. Keadaan yang demikian memerlukan
    pembinaan dan pengembangan lingkungan hidup yang
    didasarkan pada keadaan daya dukung dan daya tampung
    lingkungan hidup akan meningkatkan keselarasan, keserasian
    dan keseimbangan subsistem.
    Ikan semah adalah salah satu sumber daya hayati yang
    terancam akan punah, hal ini disebabkan daya dukung
    lingkungan yang makin menurun baik dalam jumlah maupun
    kualitas, oleh karena itu dipandang perlu melaksanakan
    pengelolaan Lubuk Sahap di Desa Baru Pulau Sangkar dan
    Sungai Lingkat sebagai suaka perikanan (reservat) serta kolam
    pemijahan/penangkaran semah alami di Desa Pulau Sangkar
    Kecamatan Batang Merangin.
    II. Penjelasan Pasal Demi Pasal :
    Pasal 1
    Cukup jelas
    Pasal 2
    Cukup jelas
    13
    Pasal 3
    Cukup jelas
    Pasal 4
    Cukup jelas
    Pasal 5
    Cukup jelas
    Pasal 6
    Cukup jelas
    Pasal 7
    Cukup jelas
    Pasal 8
    Cukup jelas
    Pasal 9
    Cukup jelas
    Pasal 10
    Cukup jelas
    Pasal 11
    Cukup jelas
    Pasal 12
    Cukup jelas
    Pasal 13
    Cukup jelas
    TAMBAHAN LEMBARAN DAERAH KABUPATEN KERINCI
    NOMOR 5
    Soni
    dian_wiryatmo@yahoo.co.id
    08562910578
    ym id : super_hampala

    When there is water.... there will be fish....



  2. sigit_y's Avatar
    sigit_y is offline RAFAC member sigit_y is a name known to all sigit_y is a name known to all sigit_y is a name known to all sigit_y is a name known to all sigit_y is a name known to all sigit_y is a name known to all
    Real Name
    sigit
    Join Date
    Nov 2006
    Location
    jogjakarta
    Posts
    492

    [QUOTE=hampala;211983]Bro.. pernah gw bikin thread ini : http://www.fishyforum.com/t16296/

    Pak Dhe..itu reservat yang dulunya juga udah dilindungi secara adat itu ya? semoga banyak lagi yang seperti ini.

    sgt

    sgt


    Baru Memble aje, kata teman

  3. Lucky Man's Avatar
    Lucky Man is offline RegularFishy Lucky Man has much to be proud of Lucky Man has much to be proud of Lucky Man has much to be proud of Lucky Man has much to be proud of Lucky Man has much to be proud of Lucky Man has much to be proud of Lucky Man has much to be proud of Lucky Man has much to be proud of Lucky Man has much to be proud of
    Real Name
    AGUS WIJAYA
    Join Date
    Oct 2007
    Location
    Cikarang, Bekasi
    Posts
    1,262

    semoga bisa langgeng aturannya........dan di jalani........ jangan hanya aturannya aja yang ada tapi ngga ada yg mematuhinya..........
    Tetap Semangat

    [SIGPIC][/SIGPIC]


    DaPet IkAn SemanGat, gA daPeT iKan TaMbah SeManGat

    Lucky Man

    0817 6448534

  4. hampala's Avatar
    hampala is offline Hampala Hunter hampala has a reputation beyond repute hampala has a reputation beyond repute hampala has a reputation beyond repute hampala has a reputation beyond repute hampala has a reputation beyond repute hampala has a reputation beyond repute hampala has a reputation beyond repute hampala has a reputation beyond repute hampala has a reputation beyond repute hampala has a reputation beyond repute hampala has a reputation beyond repute
    Real Name
    Soni / Adi Wisaksono
    Join Date
    Mar 2005
    Location
    Magelang
    Posts
    4,598

    @sigit_y:
    yap, ternyata ini payung hukum unt hukum adat yg sudah lama berlaku.
    kayaknya memang Batang Merangin adalah lokasi pancingan yg sangat terkenal di Jambi, mungkin Mas Aryanto bisa lebih detil ceritanya?

    @luckyman
    saya cuman baca perdanya, kenyataan di lapangan sy penasaran jg pengen tahu.
    Ada yg bisa kasih pencerahan?
    Kok publisitasnya kurang?
    Soni
    dian_wiryatmo@yahoo.co.id
    08562910578
    ym id : super_hampala

    When there is water.... there will be fish....



  5. Pak Djupri's Avatar
    Pak Djupri is offline RegularFishy Pak Djupri has much to be proud of Pak Djupri has much to be proud of Pak Djupri has much to be proud of Pak Djupri has much to be proud of Pak Djupri has much to be proud of Pak Djupri has much to be proud of Pak Djupri has much to be proud of Pak Djupri has much to be proud of Pak Djupri has much to be proud of Pak Djupri has much to be proud of
    Real Name
    lie djupriadi
    Join Date
    Apr 2007
    Location
    cirebon
    Posts
    2,218

    @ Hampala: mbok ya sampeyan nglobi Pemda biar di Nglangon juga dilindungi, itu lho deket tempuran Borobudur / Muntilan.

  6. Sportfisherman's Avatar
    Sportfisherman is offline Sportfisherman Sportfisherman has a brilliant future Sportfisherman has a brilliant future Sportfisherman has a brilliant future Sportfisherman has a brilliant future Sportfisherman has a brilliant future Sportfisherman has a brilliant future Sportfisherman has a brilliant future Sportfisherman has a brilliant future Sportfisherman has a brilliant future Sportfisherman has a brilliant future Sportfisherman has a brilliant future
    Real Name
    John I. HambaLi
    Join Date
    Oct 2004
    Location
    Jakarta
    Posts
    4,711

    Sanctuary = No fishing allowed !

    Jon .
    It's not what you don't know that gets you into troubles , it's what you know for sure that ain't so . Mark Twain .

  7. sigit_y's Avatar
    sigit_y is offline RAFAC member sigit_y is a name known to all sigit_y is a name known to all sigit_y is a name known to all sigit_y is a name known to all sigit_y is a name known to all sigit_y is a name known to all
    Real Name
    sigit
    Join Date
    Nov 2006
    Location
    jogjakarta
    Posts
    492

    @ Pak Djupri:..klangon/nglangon dekat museum Widayat itu to?. Itu spot andalan untuk ikan sidat.

    sgt

    sgt


    Baru Memble aje, kata teman

  8. Roberts's Avatar
    Roberts is offline RegularFishy Roberts will become famous soon enough
    Real Name
    Robert
    Join Date
    Aug 2007
    Location
    Surabaya Belahan Barat
    Posts
    204

    Bulan Desember 1993 aku bersama tim MAPALA pernah expedisi ke Puncak Gunung Rinjani Lombok NTB, kemudian camp selama 3 Hari di segara anak (danau kaldera) 2500 mdpl.

    Danau ini benar benar terjaga kelestariannya, ikannya cukup banyak terutama Mujaer dan jenis ikan mas (mancing dapat 4 ekor rata-rata 8 kg) dan nombak ikan mujaer.

    Di tepi danau ada papan larangan dan himbauan kepada para pengunjung Gunung Rinjani ( para pendaki tentunya ) agar jangan mengambil ikan secara besar-besaran dan jangan dibawa turun tetapi cukup sebagai lauk selama expedisi, larangan mandi mengunakan sabun atau sampho sampai mencuci menggunakan deterjen karena dapat mengganggu kelestarian lingkungan danau.

    Kenyataan memang para pendaki sangat mematuhi larangan dan himbauan tersebut sehingga siapapun yang datang kesana dapat merasakan nikmatnya makan ikan di tepi danau sambil menatap keindahan gunung Barujari (anak gunung Rinjani).

    Setelah ledakan gunung Barujari (lupa tahunnya, 1995 kali ya) kelihatannya larangan itu sudah tidak diindahkan lagi, dalam salah satu tanyangan TV pernah diliput tentang kegiatan pencarian ikan di danau segara anak untuk diperjual belikan oleh warga sekitar, sungguh tragis walaupun jarak dari desa terdekat (sembalun) ke danau cukup jauh dan penuh rintangan, tetapi karena kebutuhan perut maka explorasi ikan secara besar-besaran tetap dilakukan, why....... thx

    ~~ Boleh Mancing Tapi Jangan Kepancing !!! ~~

  9. andowijaya's Avatar
    andowijaya is offline RegularFishy andowijaya is a jewel in the rough andowijaya is a jewel in the rough andowijaya is a jewel in the rough andowijaya is a jewel in the rough
    Real Name
    ando
    Join Date
    Dec 2007
    Location
    medan
    Posts
    196

    mantap infonya pak......


    Tidak semua provinsi di Indonesia yang beruntung punya jenis ikan tawar ini di Sungai nya.
    saya sendiri di Sumut juga sangat prihatin banget kelangsungan spesies ini di alam liar. di Sumut semua sungainya baik sungai yang besar maupun sungai kecil hampir semua nya memiliki spesias mahseer / jurung ini.

    sebenarnya dari dulu mancing ikan saya tidak terlalu mikirin ikan jurung ini. tapi setelah join di FF. alangkah beruntungnya saya didaerah saya masi di jumpai spesies ini. ternyata ikan ini sangat istimewa sekali. sampai2 sekarang kl mancing pingin banget mendapat tarikan ikan ini.

    saya sempat baca2 di internet IkanKelah.com - Domain Penggilai Ikan Kelah utk mencapai berat 8kg butuh waktu 40 thn tergantung dari tempat dan jenis makanannya. bayangkan minggu yang lalu saya masi jumpai di kota saya ada orang yang menjual ikan ini dengan berat 13 kg-an dalam keadaan hidup. bisa di bayangkan sudah berapa lamakah ikan ini hidup? dan berapa lama kah ikan ini dapat hidup? masi menjadi misteri bagi saya.

    salam dari Sumut.
    menjadi jurung hunter
    Sssttttt........
    Jangan Berisik lagi Mancing nih
    Dimana Ada Sungai disitu Saya Mancing

  10. hampala's Avatar
    hampala is offline Hampala Hunter hampala has a reputation beyond repute hampala has a reputation beyond repute hampala has a reputation beyond repute hampala has a reputation beyond repute hampala has a reputation beyond repute hampala has a reputation beyond repute hampala has a reputation beyond repute hampala has a reputation beyond repute hampala has a reputation beyond repute hampala has a reputation beyond repute hampala has a reputation beyond repute
    Real Name
    Soni / Adi Wisaksono
    Join Date
    Mar 2005
    Location
    Magelang
    Posts
    4,598

    @pak Jon :
    bukannya kalau ada sanctuary di outletnya kita masih bisa mengharapkan dapat ikan ini? Drpd tidak ada sanctuari, malah bisa lenyap sama sekali tinggal cerita.
    Sy baca harga kelah di Malaysia sekarang sudah mencapai 300rb per kg, lebih mahal dr ikan salmon.
    Soni
    dian_wiryatmo@yahoo.co.id
    08562910578
    ym id : super_hampala

    When there is water.... there will be fish....



Closed Thread
Page 1 of 2
1 2 LastLast

Tags for this Thread

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts