Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
FishyRonmentDiskusi tentang lingkungan dan konservasi Sumber Daya Alam.
PEMUTERAN - Setelah beberapa tahun lalu, batu karang di Bali dianggap telah mati, akibat naiknya suhu, diledakkan dengan bom, dan diracuni menggunakan sianida. Namun sekarang mereka sudah kembali, dengan bantuan alat yang tidak lazim, listrik.
Tampak batu koral tumbuh sangat subur di antara struktur metal di lautan pedalaman Pemuteran Bali, yang diberi makan melalui kabel yang mengirimkan listrik dengan tegangan rendah. Ahli konservasi menyatakan dengan cara itu bisa menghidupkan kembali karang dan memiliki pertumbuhan yang lebih cepat.
Sementara sejak awal pekan ini di Bali memang sedang dilaksanakan pertemuan Konferensi PBB untuk membahas mengenai kerangka tentang perubahan iklim yang dihadiri oleh ribuan delegasi yang berdebat. Proyek restorasi batu karang itu mengilustrasikan cara yang kreatif yang dilakukan oleh ilmuwan guna berperang melawan efek dari pemanasan global.
Proyek ini dilakukan oleh ilmuwan Thomas Goreau dan arsitek Wolf Hilbertz yang telah menggunakan metode yang sama pada 20 negara, namun eksperimen di Bali merupakan yang paling ekstensif.
Goreau menyatakan bahwa batu karang Pemuteran di Bali dalam kondisi kerusakan yang cukup serius pada 1998, yang merupakan korban dari naiknya suhu, metode pemancingan ikan yang agresif, dengan menggunakan racun, jala, atau sebisingan.
"Dalam kondisi ini, metode konservasi terumbu karang secara tradisional gagal, metode kami adalah satu-satunya yang bisa mempercepat pertumbuhan terumbu karang," jelas Goreau seperti dikutip Associated Press.
ada yg tau gak metode lengkap nya kyk gimana nih...
Mo nambahin ya : report lengkap mengenai masalah ini udah pernah ditayangkan di the Discovery Channel, sekitar 1 thn yg lalu.
Cuma ada 1 hal yang patut kita semua pertanyakan dan sesali :
Kenapa proyek konservasi karang ini full dibiayai oleh pihak non Indonesian. Rakyat dan pemerintah Indonesia kok sepertinya gak ada perhatian bahkan cuek sama pengrusakan karang??? Hallooo Formasi ; what you can do to cure the sick reef??? halloo POSSI (Indonesian Scuba Dive Association), hallooo Kementerian KLH???? Hallo para penegak hukum???.... apa yang kalian bisa dan udah laksanakan dalam pencegahan serta penindakan tindakan pengrusakan alam ??? only BIG ZERO!!!!!!
Very to speak to harsh, but it's real my fellow citizens....
__________________ BAN MARINE AQUARIUM OWNERSHIP AND TRADING !!!
Kamsud sayah adalah masalah 'concern' atas lingkungan hidup. Di nagri kita ini kok otoritas kayaknya gak 'care' ama yang beginian. Kalo untuk hal - hal yang berpotensi jadi ladang korupsi mah pada rajin banget. Kalo urusan busway Pemda Jaks rajin banget + cepet banget selesai, tapi kalo urusan banjir kanal Timur kok reseh banget.
Kalo masalah Sipadan - Ligitan - terlepas dari faktor kehormatan bangsa ; emang lebih bagus jadi punya malingsia ajah. bakal lebih lestari. Kalo punya Indonesia mah akan dihujani sama bom dan cyanida. Malahan kalo perlu, semua wilayah Indonesia jadi bagian dari Singapura ajah. Biar jadi tertib, rakyat pada makmur, ekonomi maju, zero corruption, dsb......
__________________ BAN MARINE AQUARIUM OWNERSHIP AND TRADING !!!
Saya baca yg beginian sekitar 1 thn lalu di majalah discovery Indonesia (Kalau gak salah).
Cara kerjanya listrik yang mengaliri disana akan menangkap kalsium yang ada di air, sehingga air disekeliling alat tersebut akan kaya kalsium sehingga pertumbuhan koral di sekitar alat itu makin cepat.
Alat serupa ini juga ada didaerah pulau pramuka, pulau komodo, dll didaerah yang sedang digalakan wisata lautnnya.
November kemarin saya ikut acara festival bahari bareng2 dengan rekan2 divers agendanya adalah underwater fotography, bersih-bersih laut dan salah satu acarannya adalah menanam kembali karang didekat alat ini.
Dan besok tgl 12/12/2007 akan ada penyerahan hadiah untuk pemenang lomba fotography oleh Gubernur sendiri di Muara Angke.
Jadi kalau menurut saya mengenai masalah konservasi lingkungan, pemerintah indonesia sudah mulai ada sedikit perhatian, memang belum bisa dibandingkan dengan negara lain, tapi yah beginilah indonesia .
November kemarin saya ikut acara festival bahari bareng2 dengan rekan2 divers agendanya adalah underwater fotography, bersih-bersih laut >> Oen Y
Yess pak Oen, sekian thn yg lalu sayah juga pernah mikut acara beginian di P Panggang dan Pramuka. Ngangkatin sampah sampe berkarung - karung dari dalem laut. Dan yang bikin sakit hati, orang tetep ajah buang sampah di depan kita dan sehabis acara tersebut, sanmpah sampah itu kembali diceburin ke laut sama penduduk....... Welll done my fellow citizen!!!!.....
Dan besok tgl 12/12/2007 akan ada penyerahan hadiah untuk pemenang lomba fotography oleh Gubernur sendiri di Muara Angke>> Oen Y
For me its just another useless activity - just adding another bull shit. Photographic have not direct corelation with nature conservation, but law enforcement is!!!... We don't need any prize for natural conservation but punishment over destructive actions!!!! I'm also sure that event the dumb governor knows nothing about conservation instead of stealing people's money for his wealth!!!
__________________ BAN MARINE AQUARIUM OWNERSHIP AND TRADING !!!
November kemarin saya ikut acara festival bahari bareng2 dengan rekan2 divers agendanya adalah underwater fotography, bersih-bersih laut >> Oen Y
Yess pak Oen, sekian thn yg lalu sayah juga pernah mikut acara beginian di P Panggang dan Pramuka. Ngangkatin sampah sampe berkarung - karung dari dalem laut. Dan yang bikin sakit hati, orang tetep ajah buang sampah di depan kita dan sehabis acara tersebut, sanmpah sampah itu kembali diceburin ke laut sama penduduk....... Welll done my fellow citizen!!!!.....
Dan besok tgl 12/12/2007 akan ada penyerahan hadiah untuk pemenang lomba fotography oleh Gubernur sendiri di Muara Angke>> Oen Y
For me its just another useless activity - just adding another bull shit. Photographic have not direct corelation with nature conservation, but law enforcement is!!!... We don't need any prize for natural conservation but punishment over destructive actions!!!! I'm also sure that event the dumb governor knows nothing about conservation instead of stealing people's money for his wealth!!!