Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
rencana pertengahan bulan depan saya akan ada trip ke Luwuk.
Masih belum jelas benar spot pastinya di mana, karena saya hanya daftar saja.... trip organizer-nya temen2.
Okay, saya ingin minta bantuan dari rekan2,..... Mas Widodo (balecoz) ?
Tentang kondisi di Luwuk sana, apa yang penting untuk diperhatikan/ harus dihindari, mesti bawa apa (obat2-an ?), atau apa saja-lah mengenai informasi kalau mau mancing di sana ?
Sepertinya gak ada yg mau kasi respond ini ? Masak sih gak ada yang tahu tentang kondisi di sana ?
Hi Agnes ? Gimana kabar ? Hari ini aku 'temu darat' sama David.
David tak jemput di rumah-nya terus kita ke toko pancing, ngobrol dari siang sampai sore.... !!! Kebetulan ada temen yg juga lagi ada di dekat2 daerah situ, setelah tak telpon langsung dah meluncur juga ke toko pancing. Ngobrol-nya makin 'gayeng' !!! Ini temen juga baru kenalan, namanya Danny a.k.a A Wi, ada yg kenal ? Kata dia sih temen2-nya orang Jakarta group-nya Prambors, salah satunya bernama Tjandra.... ?
Luwuk itu sebenarnya daerah 'kekuasaan-nya' mas Widodo (balecoz nick-nya disini). Letaknya di Sulawesi tengah, mungkin saya harus mendarat di Palu dulu yah ? Baru habis gitu jalan darat ke daerah pantai-nya ? Masih bingung sih ini. Habis belum pernah kesana....
Maunya sih minta advice dari rekan2 yg ngerti daerah sana. Jadi mesti bawa peralatan perang macam mana gitu. Kalau mau nge-jig hot-spotnya kedalaman berapa, arusnya bagaimana, jig 350gram cukup gak atau harus 500gram ? Lalu untuk popping bisa tidak ? Kondisi medan seperti apa ? Wah, rasanya susah ya ?
Kalau kedaerah baru spt itu mending yang aman bawalah at least 1 set untuk tiap type of fishing, daripada daripada kan juga mendingan iya ngga . Palingan yang lebih kan cuman jorannya aja tuh (Popping, Jigging, Trolling n Bottom). Kalau reel saya rasa sih palingan bawa 3 atau 4 sdh cukup, karena popping/jigging/bottom kan pake reel spinning juga tinggal reel trolling aja deh.
__________________ K i k i -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"A good rule of angling philosophy is not to interfere with any fisherman’s ways of being happy, unless you want to be hated."
**Zane Grey, Tales of Fishes, 1919**
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Okay, coba di breakdown yah ?
Rod: Genesis JigShaft BX57 & BX58, Keyolhu GTK-77 & Penn GT Power.
Reel: Stl10kFA (PE-65lbs), Stl6kF (PE-30lbs), Tor30 (PE-50lbs) & OceaJigger3k (PE-65lbs). Spare PE- 80lbs & 100lbs.
Jig: Various jigs, dari 40gram s/d 350 gram.
Popper: Various popper dari 40 gram s/d 150 gram.
Bisa minta rekomendasi bagaimana dengan 'skenario' di atas ? Untuk trolling mungkin sekarang sudah jarang dilakukan yah ?
Musti bawa berapa buah jig dan popper yah sepantas-nya ?
Loe mo pergi mancing atau mo perang lode ?
Gw baru mancing bandeng di pond sedati buat pemanasan ,dah nga seberapa seru lagi soalnya kaya burung dalam sangkar ditembaki , hehehheheh. Good luck Lode moga2 fishing trip-nya ke luwuk sukses
SI agnes tuh kira2 mo ikutan
bukan perang vid tapi mo buka toko di luwuk ....
vid... burung sapa yg di tembaki?? ...
gw kalo ikut di paiton aja , kalo jauh2 takut di marahin nyak gw .....
btw: koq loe baru nongol vid? trus kapan ke tarakan?
oya hampir lupa..... loe ketemu lodwick dan foto2an?
udah ya gw mo ketawa dulu....
__________________
A bad day's fishing is better than a good day at work
agnes
Lod, sebenarnya kalo mau trolling pake spinning reel juga bisa, yang penting kapasitas. Jadi bisa pake spool STL 20K diisi 50-60 lbs, rodnya pake jigging rod, mestinya cukup.
__________________ adrianus
What does not kill me, makes me stronger - Friedrich Nietzsche (1844-1900)
rencana pertengahan bulan depan saya akan ada trip ke Luwuk.
Masih belum jelas benar spot pastinya di mana, karena saya hanya daftar saja.... trip organizer-nya temen2.
Okay, saya ingin minta bantuan dari rekan2,..... Mas Widodo (balecoz) ?
Tentang kondisi di Luwuk sana, apa yang penting untuk diperhatikan/ harus dihindari, mesti bawa apa (obat2-an ?), atau apa saja-lah mengenai informasi kalau mau mancing di sana ?
Terima kasih banyak sebelumnya Mas !
Salam kenal pak,
saya pernah kesana and mau mancingnya kemana? kalau luwuk yang bagus ke kep Banggai (dari luwuk naik kapal semalaman), pergi kepulau yang sudah dekat ke Taliabu (maluku tengah) bari ikannya banyak pak, kalau dekat sudah abis di bom pak,
Tapi kalau mau ke luwuk apa kondisinya aman lewat Palu, kan lewatin kota Poso yang masih konflik pak?
thanks
trip ini sudah lama, pertengahan tahun yg lalu. Pada saat itu Palu masih aman kok. Walaupun akhirnya trip tetap saja dibatalkan. Rencana pertama kita akan mancing di teluk Walea (Luwuk). Tapi lantas kita terjebak di Manado (Pesawat-nya dibilang ada masalah teknik)....dengan kejadian ini akhirnya lokasi mancing dipindah ke Tobelo (Halmahera).
Dan di Tobelo-pun juga tidak termasuk trip yg sukses (hanya ikan kecil2)....tetapi saya enjoy banget. Kita bermalam di pulau terpencil yg tidak berpenghuni, pulau Daruba. Bikin base camp di pulau itu, makan, mandi, tidur dan masak2 disitu. Setiap pagi turun ke laut, sore hari pulang.....kemudian berangkat lagi menjelang malam dan pulang tengah malam/menjelang pagi.........
Oh gitu pak, kok di halmahera kok enggak sukses? problemnya dimana pak?
Memang kita di Indonesia kendala utamanya di trasportasi yang mahal dan info lokasi dan orang lokal yg jadi guide yg kurang, Bapak kan moderator, bagaimana kalau dibuat semacam database untuk lokasi/spot fishing yg ok? maksudnya kerjasama dengan anggota yg domisilinya dekat spot fishing dan tahu lokasi dan waktu ikan besar lagi banyak?
thanks
Oh gitu pak, kok di halmahera kok enggak sukses? problemnya dimana pak?
Memang kita di Indonesia kendala utamanya di trasportasi yang mahal dan info lokasi dan orang lokal yg jadi guide yg kurang, Bapak kan moderator, bagaimana kalau dibuat semacam database untuk lokasi/spot fishing yg ok? maksudnya kerjasama dengan anggota yg domisilinya dekat spot fishing dan tahu lokasi dan waktu ikan besar lagi banyak?
thanks
Saya cenderung soal persepsi cara mancing dan hasil nya , ini kalau saya lho :
Persepsi cara mancing : Topwater lure fishing baik freshwater atau saltwater adalah favourite saya , sesudah itu mungkin deepwater jigging kendati say
tidak kuat kalau terlalu dalam juga . Kalau sudah bottom fishing saya sudah anggap mancing iseng setelah semua cara tidak menghasilkan .
Persepsi hasil : Tidak usah banyak asal record , umpamanya saya pergi mancing ke danau/waduk air tawar , kalau dapat hampala 5 kg / toman 8 kg wah sudah lebih senang daripada dapat GT 20 kg dan kalau mau mancing GT saya berangan angan dapat GT yang 50+ kg , terakhir dapat sebesar itu saya harus nterah ditengah jalan krn physique saya dan juga rod yang kurang ada backbone dan hasilnya saya didikte oleh ikan dan fight nya jadi marathon !
Perbedaan persepsi ini lah yang banyak membuat kita yang sudah mempunyai " great expectation " jadi kecewa , sudah jauh jauh datang , eh hasilnya tidak spt yg diharapkan , ini krn kendala infra structure , local knowledge , preparation dan lain sebagainya . Umumnya di daerah tuh waktu
tidak dipikirkan , kalau ini hari tidak bisa yah besok , untuk mereka yang tinggal disana sih OK , OK saja , nah kita yang datang dari jauh dan sudah
meluangkan waktu utk mancing , mana bisa " asta mannana " ?
Kalau mau maju , setiap daerah harus sudah bikin " homework " apa yang diperlukan oleh pemancing yang berkunjung ke daerah nya dan menyediakan infra-structure sehingga tempatnya mudah di tempuh dan hasilnya pun sesuai dgn apa yang dijanjikan . Kalau disana ikan nya musiman tentunya harus tau kapan musim tersebut , jangan bilang wah bulan yl. kita dapat ikan sebesar ini itu , khan bikin panas saja tuh !
Contohnya mancing di Kaimana , OK ikan nya banyak tetapi utk saya tidak ada hasrat mancing ikan ukuran begitu dan harus kesana tetapi mungkin saja ada yang berlain pendapat . Sorry nih yang posting tentang Kaimana yah tapi tetap posting yah , jangan takut dgn berbeda pendapat , ini negara demokrasi atau Demo-Crazy ?
Jon .
__________________
It's not what you don't know that gets you into troubles , it's what you know for sure that ain't so . Mark Twain .
Saya cenderung soal persepsi cara mancing dan hasil nya , ini kalau saya lho :
Persepsi cara mancing : Topwater lure fishing baik freshwater atau saltwater adalah favourite saya , sesudah itu mungkin deepwater jigging kendati say
tidak kuat kalau terlalu dalam juga . Kalau sudah bottom fishing saya sudah anggap mancing iseng setelah semua cara tidak menghasilkan .
Persepsi hasil : Tidak usah banyak asal record , umpamanya saya pergi mancing ke danau/waduk air tawar , kalau dapat hampala 5 kg / toman 8 kg wah sudah lebih senang daripada dapat GT 20 kg dan kalau mau mancing GT saya berangan angan dapat GT yang 50+ kg , terakhir dapat sebesar itu saya harus nterah ditengah jalan krn physique saya dan juga rod yang kurang ada backbone dan hasilnya saya didikte oleh ikan dan fight nya jadi marathon !
Perbedaan persepsi ini lah yang banyak membuat kita yang sudah mempunyai " great expectation " jadi kecewa , sudah jauh jauh datang , eh hasilnya tidak spt yg diharapkan , ini krn kendala infra structure , local knowledge , preparation dan lain sebagainya . Umumnya di daerah tuh waktu
tidak dipikirkan , kalau ini hari tidak bisa yah besok , untuk mereka yang tinggal disana sih OK , OK saja , nah kita yang datang dari jauh dan sudah
meluangkan waktu utk mancing , mana bisa " asta mannana " ?
Kalau mau maju , setiap daerah harus sudah bikin " homework " apa yang diperlukan oleh pemancing yang berkunjung ke daerah nya dan menyediakan infra-structure sehingga tempatnya mudah di tempuh dan hasilnya pun sesuai dgn apa yang dijanjikan . Kalau disana ikan nya musiman tentunya harus tau kapan musim tersebut , jangan bilang wah bulan yl. kita dapat ikan sebesar ini itu , khan bikin panas saja tuh !
Contohnya mancing di Kaimana , OK ikan nya banyak tetapi utk saya tidak ada hasrat mancing ikan ukuran begitu dan harus kesana tetapi mungkin saja ada yang berlain pendapat . Sorry nih yang posting tentang Kaimana yah tapi tetap posting yah , jangan takut dgn berbeda pendapat , ini negara demokrasi atau Demo-Crazy ?
Jon .
DemoCrazy, It's ok pak, pemancing umumnya crazy people,
Karenanya saya mengharapkan adanya informasi karena masalah yang susah dihadapi adalah WAKTU, jauh-jauh pergi dan biaya mahal, pengharapannya : Jadi minta para pakar untuk membantunya
thanks
Saya cenderung soal persepsi cara mancing dan hasil nya , ini kalau saya lho :
Persepsi cara mancing : Topwater lure fishing baik freshwater atau saltwater adalah favourite saya , sesudah itu mungkin deepwater jigging kendati say
tidak kuat kalau terlalu dalam juga . Kalau sudah bottom fishing saya sudah anggap mancing iseng setelah semua cara tidak menghasilkan .
Persepsi hasil : Tidak usah banyak asal record , umpamanya saya pergi mancing ke danau/waduk air tawar , kalau dapat hampala 5 kg / toman 8 kg wah sudah lebih senang daripada dapat GT 20 kg dan kalau mau mancing GT saya berangan angan dapat GT yang 50+ kg , terakhir dapat sebesar itu saya harus nterah ditengah jalan krn physique saya dan juga rod yang kurang ada backbone dan hasilnya saya didikte oleh ikan dan fight nya jadi marathon !
Perbedaan persepsi ini lah yang banyak membuat kita yang sudah mempunyai " great expectation " jadi kecewa , sudah jauh jauh datang , eh hasilnya tidak spt yg diharapkan , ini krn kendala infra structure , local knowledge , preparation dan lain sebagainya . Umumnya di daerah tuh waktu
tidak dipikirkan , kalau ini hari tidak bisa yah besok , untuk mereka yang tinggal disana sih OK , OK saja , nah kita yang datang dari jauh dan sudah
meluangkan waktu utk mancing , mana bisa " asta mannana " ?
Kalau mau maju , setiap daerah harus sudah bikin " homework " apa yang diperlukan oleh pemancing yang berkunjung ke daerah nya dan menyediakan infra-structure sehingga tempatnya mudah di tempuh dan hasilnya pun sesuai dgn apa yang dijanjikan . Kalau disana ikan nya musiman tentunya harus tau kapan musim tersebut , jangan bilang wah bulan yl. kita dapat ikan sebesar ini itu , khan bikin panas saja tuh !
Contohnya mancing di Kaimana , OK ikan nya banyak tetapi utk saya tidak ada hasrat mancing ikan ukuran begitu dan harus kesana tetapi mungkin saja ada yang berlain pendapat . Sorry nih yang posting tentang Kaimana yah tapi tetap posting yah , jangan takut dgn berbeda pendapat , ini negara demokrasi atau Demo-Crazy ?
pak lod tadi saya ketemu pak achmad dia sering mancing di luwuk karena ada kerjaan disana. kalau mau tau informasi mungkin bisa menghubungi dia soalnya besok dia sudah terbang keluwuk.