Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
Jam menunjukkan 05 pagi ketika alarm membangunkan saya,bergegas untuk berangkat memancing dengan pak budiharto manager operasi tempat saya bekerja...setelah semuanya siap,saya segera memacu kymco saya menuju tuban dan sebelumnya mengambil umpan udang hidup pesanan saya....singkat cerita setelah sampai di rumah pak budi kami segera berganti mobil menuju ke kedonganan untuk memancing,disana sudah ada ketut suwala yang menunggu saya serta sudah mempersiapkan jukung dan umpan tambahan lemuru,dan cumi-cumi...pukul 07 pagi saya sudah di laut dengan pak budi dan pak mus sebagai sopir perahu...target kami sebenarnya cakal gabris...sampai didepan spot pantai double six kami sudah menurunkan alat-alat tempur kami....sudah sejam menunggu ditengah angin yang kencang dan ombak yang tingginya antara 0,5-1 meter membuat semua badan kami basah dan celakanya tidak ada satupun ikan menyentuh umpan...pake udang hidup tidak disentuh,di chumming dengan lemuru juga tidak ditoleh...kemudian datang 2 perahu pemancing dari kuta dan posisi tepat dibelakang saya (agak lebih di tengah dari bibir pantai)...akhirnya saya usulkan kepada pak mus agar kita lebih ke tengah sekitar 500 meter lagi dari posisi sekarang...ombak tinggi dan angin tambah kencang terlihat 2 perahu lain tidak mendapatkan apa-apa juga alias boncos...setelah merasa mental down karena tidak ada tarikan ikan tiba-tiba pak mus berhasil juga menaikkan ikan ekor kuning,walaupun cuman 4 jari itu memompa semangat saya kembali...tahtik saya ganti dari udang hidup saya ganti dengan sabiki dan kombinasikan dengan sedikit irisan cumi...hasilnya rrruaaarrr biasa 1-2 kuwe gepa langsung strike dalam satu sentakan...kadang-kadang kuwe gepa dan ekor kuning langsung naik....kadang-kadang kuwe gepa dan kerapu....akhirnya suatu ketika joran rod globe adventure dan reel jarvis walker sp-7500 saya kembali strike...tapi anehnya tambah lama strikenya semakin menggila ternyata begitu mendekati permukaaan strike menghilang dan saya mendapatkan kuwe gepa saya setengah badannya hilang begitu pula setengah rangkaian sabiki saya dan timahnya....mungkin teman-teman bisa kasi informasi ikan apa yang menyambar pancingan saya tersebut,karena ini kejadian yang kesekian kalinya...dulu pernah kakap seberat 2 kiloan cuman terangkat kepala hingga seperempat isi perutnya...pukul 14.30 angin tetap nggak berhenti dan ombak bertambah kencang akhirnya kami memutuskan pulang...kebetulan saya membeli rapala magnum divebait 20 ft green mackerel yang tidak pernah saya pakai sejak saya beli,saya trolling menggunakan rod pioneer tuna striker (jig stick) dengan reel cando ST8000 dan kenur mono sufix 0.50...mendekati ujung landasan pacu bandara reel cando saya berderit kencang....strikeeeeee kata saya sembari meminta pak mus menaikkan mesin as panjangnya...tidak sampai 7 menit satu ekor kuwe dengan berat 3,2 kg saya taklukkan dengan mudah...sampai dipinggir pantai setelah di hitung kita mendapatkan ikan total 39 ekor....singkat cerita biarpun basah kuyup sama ombak dan kedinginan oleh angin laut yang penting telornya sudah pecah,rapala yang saya beli baru 1 kali turun langsung strike.....uihhhhhh nikmatnya....
slamat mas wira atas hasilnya. di bali meski ombak tinggi masih bisa dapet ikan segitu gede dan banyak lagi, klo di surabaya ampun deh......, yg ada ikan 5 jarian smua. itu aja jarang2. slamat ya new rapalanya memakan korban, saya juga baru pertama kali pakai rapala magnum hari sabtu kmaren juga memakan korban. tapi gak tau jenis ikan apa yg makan. ikannya aneh, bentuknya kotak....
slamat mas wira atas hasilnya. di bali meski ombak tinggi masih bisa dapet ikan segitu gede dan banyak lagi, klo di surabaya ampun deh......, yg ada ikan 5 jarian smua. itu aja jarang2. slamat ya new rapalanya memakan korban, saya juga baru pertama kali pakai rapala magnum hari sabtu kmaren juga memakan korban. tapi gak tau jenis ikan apa yg makan. ikannya aneh, bentuknya kotak....
thanks tera...ini soalnya boss saya maksa ngajak mancing...daripada di marahin mending temenin mancing deh....basah-basah deh sama ombak...
Jadi ingat lagu dangdut; basah, basah, basah.... ah, ah, ah!. Ha, ha, ha! Mudah2an waktu saya di Bali nanti enggak perlu berbasah basahan ah!
iya pak ruki,pas saya basah-basahan di tengah laut pak chandra sama jhon budi bikin acara mancing bersama di tegal wangi...cuman infonya naik cuman pari tadi di tegal wangi...
iya pak ruki,pas saya basah-basahan di tengah laut pak chandra sama jhon budi bikin acara mancing bersama di tegal wangi...cuman infonya naik cuman pari tadi di tegal wangi...
Bener tuh pak... kebetulan saya juga ada disana..
foto parinya ada disaya, beratnya 12Kg.
thanks tera...ini soalnya boss saya maksa ngajak mancing...daripada di marahin mending temenin mancing deh....basah-basah deh sama ombak...
Mas Wira,selamat atas keberhasilannya,walaupun dengan ombak gede. Saya dan mas Reta serta teman2 Surabaya yang lain sepertinya ada rencana untuk trip ke Bali. Mungkin mas Wira bisa berikan beberapa alternatif hot spot di sana??? Ya sekalian pingin ketemuan dan mancing bareng sama mas Wira kalo lagi gak sibuk.
Mas Wira,selamat atas keberhasilannya,walaupun dengan ombak gede. Saya dan mas Reta serta teman2 Surabaya yang lain sepertinya ada rencana untuk trip ke Bali. Mungkin mas Wira bisa berikan beberapa alternatif hot spot di sana??? Ya sekalian pingin ketemuan dan mancing bareng sama mas Wira kalo lagi gak sibuk.
silahkan saja mas tri,kalo yang bagus sebenarnya untuk mancing setelah tanggal 17 agustus ini...contact saja kalo mau kesini..untuk mancing dari pinggir coba check di thread informasi spot land base daerah bali...
heee.hee...he...mau kudeta yaaaa....ngumpul di tegal wangi koq nggak ngajak-ngajak.....anyway thanks pak,kapan kita kumpul2 lagi di tegal wangi?
he..he..he.. kita gak bermaksud KUDETA pak.. cuman kebetulan aja saya lagi sempat aja main ke tegalwangi. karna sabtu saya sms pak chandra dan beliau bilang mau mancing hari ini (minggu,22 jul.). saya juga gak mancing pak, cuman pengen ketemuan sama pak chandra aja.
oia pak ini saya sertakan foto pari yang berhasil ditangkap hari ini.
enjoyed!!
Congrat ya Bli, gak apa2x basah yg penting hasilnya tdk mengecewakan.
thanks bung jerry.....yang paling lucu adalah pak mus (tukang perahu) bilang begini sama saya waktu trolling strike GT "maaf pak saya nggak tahu kalo ada yang nyambar umpan trolling karena saya cuman tahu mancing dasar,baru kali ini saya nganter orang mancing dasar pake acara trolling pulangnya" jadi senyum sendiri dengar jawabannya yang lugu itu...
Kalau saya biasanya ceritanya beda, tukang perahunya yang lebih jago dari saya
Anyway, selamat buat Bli Wira. Memang pelaut sejati, padahal cuaca lagi kurang bersahabat. Pastinya seru sekali ya...
Selama saya pernah mancing di Kuta-Legian-Canggu dan sekitarnya, rasanya belum pernah dapet sebanyak itu apalagi yang gede (>1kg)
Mungkin karena saya pemancing amatiran (jadi tehnik mancing-nya asal2an, asal ikat, pasang umpan dan lempar ) atau tukang perahunya kurang tau spot, ditambah lagi mancing-nya juga jarang2, lengkap dah keamatiran saya