Saat ini anda mengakses FishyForum sebagai guest/tamu. Sebagai tamu, anda tidak dapat melihat foto dan juga tidak dapat berpartisipasi dalam diskusi. Dengan melakukan registrasi gratis anda dapat melakukannnya dan banyak hal lagi. Registrasi dapat dilakukan dengan mudah, sederhana dan bebas biaya, jadi, klik disini untuk bergabung dengan FishyForum sekarang!
You are currently viewing our boards as a guest which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content and access many other special features. Registration is fast, simple and absolutely free so please, join our community today!
If you have any problems with the registration process or your account login, please contact contact us.
FishyTrollBincang-bincang tentang teknik mancing Trolling dengan umpan buatan
Ndak tahunya memancing dengan cara trolling ternyata asyik juga ya.
Bermula pertengahan tahun lalu aku mencoba menacing dilaut setelah berhasil mengatasi masalah mabuk laut dengan meminum obat anti mabuk yang tokcer.
Di pesisir kota Sampit, tepatnyanya di Ujung Pandaran, disanalah aku memulai mencobanya untuk pertama kali. Dengan hasil 1 ekor Toman laut, jenis ikan yang biasa disebut oleh nelayan setempat. Sejak itu setiap ada kesempatan bersama-sama teman aku memancing kesana.
Sekarang ini, menurut nelayan setempat, sedang musim ikan tenggiri, tongkol. Ketika minggu lalu menmenacing disana, memang terlihat banyak tenggiri berloncatan diatas permukaan laut. Namun, baik aku maupun nelayan hanya bisa gigit jari. Soalnya hasil pancingan tidak seperti harapan. Aku dan teman-teman hanya dapat masing-masing 1 ekor tenggiri, kecil lagi.
Pancing yang aku pakai tergolong sederhana, kenur ukuran 1.500 warna putih (murahan lagi) dengan umpan rapala medium warna putih strip oranye. mungkin ini yang menyebabkan hasil pancingan kurang bagus. Maklumlah pemula ditehnik memancing ini.
Tapi tetap seru. Karenanya mohon saran para senior.
Ciri lokasi tempat pancing adalah:
Berkarang dengan kedalaman 5 - 10 meter
Perahu kecil ukuran lebar 1,5 m dan panjang 8 meter
Isi perahu 4 orang
alat pancing tradisional
jarak dari pantai antara 300 - 700 meter
Kadang berombak kadang tenang
Kecepatan perahu sulit diatur
Nah untuk menghadapi ciri lokasi tersebut gimana ya agar tangkapan agak banyak-meski buat pemancing dapat ndak dapat sama saja.
Ma kasih
Sip : Bambang KW (46 thn), Sampit, Kalteng
Sesama baru blajar pak, tapi kalau saya boleh kasih masukan, coba deh pak rapalanya yang digunakannya warna dicampur2 (untuk mencari tahu warna favorit yang disukai tenggiri - walaupun moslty yang disukai di beberapa lokasi mancing adalah warna orange dan red head) atau diganti dengan rapala yang mirip ikan umpan yang ada disana, atau juga dapat menggunakan mengunakan spoon. Plus pada saat troling coba juga deh pak trolingnya mengunakan umpan jahit sesuai dengan ikan umpan yang menjadi makanan favorit tenggiri disana, bisa kembung, selar, tembang, layang, bahkan alu2 atau tongkol kecil. (CMIIW)
Mengenai cara bikin umpan jahit dan tehniknya, mungkin bapak bisa search di thread2 yang ada.
selamat mancing
__________________
__________________________________________
Dikocok2kocok joran di kocok kocok....
jangan sampai moncel jangan pula sampai bocos...
Ma kasih sarannya.
Kalau aku amati, para nelayan setempat memakai umpan dijahit-bahkan temanku ikut menirunya-cuma, mungkin nasib ya, juga hasil tangkapan kurang berhasil. Umpan dijahit diantaranya ikan puput. Ndak terlihat memakai umpan ikan hidup seperti yang disarankan padahal ikan selar, kembung dapat dijumpai disana.
Kalau umpan cumi-cumi palsu gimana, bisa dipakai ndak?
Kemudian ada pendapat kalau mancing di laut sebaiknya pada saat pasang 2 kali, benarkah?
[*]Kecepatan perahu sulit diatur[/list]Nah untuk menghadapi ciri lokasi tersebut gimana ya agar tangkapan agak banyak-meski buat pemancing dapat ndak dapat sama saja.
Ma kasih
Sip : Bambang KW (46 thn), Sampit, Kalteng[/quote]
coba, slow trolled live bait .
pertama kotrek ikan dulu lalu tampung di ember pokoknya dihidupin , kalo ga da water pump atau sirkulasi pilih ikan selar .. biasanya lebih tahan hidup. ukuran 2jari sd 3 jari..
lalu siapkan kenur kecil joran dan rel, niklin kawat sejengkal plus mata pancing min 2/0 yang tajam.
gantol di punggung depan tapi tipis saja kalau terlalu dalam cepet mati, jalankan perahu 1-2 knot pokoknya asal jalan saja.. ulur umpan krg lebih 30-40 m , kalo pake rel dikendorin maksimal yang penting ga ngulur waktu jalan, kalo dimakan biarin dulu kira kira 4-5 detik baru dikencengin dragnya. kalo bisa pasang lebih dari 1, bisa dikombinasi dng plug/ rapala kecil
gantol di punggung depan tapi tipis saja kalau terlalu dalam cepet mati, jalankan perahu 1-2 knot pokoknya asal jalan saja.. ulur umpan krg lebih 30-40 m , kalo pake rel dikendorin maksimal yang penting ga ngulur waktu jalan, kalo dimakan biarin dulu kira kira 4-5 detik baru dikencengin dragnya. kalo bisa pasang lebih dari 1, bisa dikombinasi dng plug/ rapala kecil
Pak:
Kalau untuk trolling hook tidak digaet di punggung tapi di dekat mata. Atau lebih baik lagi di 'briddled' diikat dengan tali.
__________________ adrianus
What does not kill me, makes me stronger - Friedrich Nietzsche (1844-1900)
Pak:
Kalau untuk trolling hook tidak digaet di punggung tapi di dekat mata. Atau lebih baik lagi di 'briddled' diikat dengan tali.
u slow trolled 1-2 knot digaet di mata pengalaman pribadi saya live bait cenderung u naik dekat permukaan air ,mungkin u umpan tongkol yang nota bene bentuk badannya gemuk susah di gaet di punggung , kalau di punggung depan / antara mata dan sirip atas bait akan sedikit turun sekitar 1 sd 2 m dibawah permukaan , cocok utk live bait dengan badan tipis, seperti kembung, selar ,tanjan/tembang , mungkin nanti kalo di sekitar sini musim ikan pelagic saya foto/filmkan. sebenernya kemaren bulan maret lg banyak pelagic disini. cuma ga kepikiran u di dokumentasikan .
kalau menurut buku sih banyak cara utk pasang hook tergantung baitfishnya..