Jigging:
Secara umum jigging bekerja seperti mancing dasar, hanya menurunkan umpan yg relatif masih dekat dengan pemancingnya (tanpa di lempar/'cast'). Karena itu untuk reel spinning, bentuk spool dr reel biasanya secara umum adalah 'narrow & deep' spool. Dan diameter 'bibir' spool bagian luar juga sama dengan yg dalam.
Untuk jigging juga masih umum menggunakan reel overhead. Bentuk spool untuk reel overhead ini juga umumnya 'narrow & deep' spool. Bentuk spool 'narrow' ini utamanya agar tidak perlu mengatur kenur yg masuk dengan ibu jari.
Baik reel spinning maupun overhead, yg penting adalah 'gear ratio'. Untuk jigging lebih cocok memakai gear ratio yg rendah, agar waktu bekerja dengan jig pada saat memutar handle reel terasa ringan.
Banyak pemancing yg kesulitan untuk mencoba jigging pertama kalinya dan tidak bisa menemukan 'irama' waktu jigging, kendala utamanya adalah pemakaian reel dengan gear ratio yg tidak tepat...
Casting / Popping:
Umumnya untuk Medium sampai Heavy casting hanya mempergunakan reel spinning. Reel overhead (BC) hanya dipakai untuk Light casting.
Bentuk spool biasanya adalah 'wide & shallow' dan beberapa dibuat 'tappered' ke depan. Diameter 'bibir' spool bagian luar lebih kecil dari yg bagian dalam. Semua ini maksudnya adalah untuk mempermudah saat 'casting', agar kenur dapat keluar lebih lancar dan menghindari kenur 'kusut', dsb.
Untuk reel Casting lebih cocok pakai gear ratio yg tinggi. Sehingga bisa lebih nyaman saat memainkan lure sesuai kehendak kita.
.... silahkan menambahkan dan koreksi kalau ada yg kurang tepat.