Kegemaran saya pada dunia per-casting-an. menurut saya sendiri, telah mencapai titik yang sedikit lebih tinggi dari sekedar senang. Saya mulai berpikir, mengapa lure itu harus begini, harus begitu, harus bentuk ini, harus bentuk itu. Bagaimana sebuah lure itu "bekerja" sehingga bisa membuat ikan tergoda untuk "makan" atau "menyerang", dan lain sebagainya....
Di musim seperti sekarang ini, di mana suhu mencapai sekitar 6-8 derajat celcius, keinginan untuk casting di alam bebas cukup terkendala. Selain memang dingin, yang bisa bikin masuk angin juga hawa dingin ini membuat ikan cukup malas makan. Meski kesempatan tetep ada, tapi tidak lagi bisa sebebas musim panas.
Di sela-sela ketidakbisaan saya turun melaut itu, saya belajar banyak dari internet atau buku yang saya punya, mengenai casting ini, yang antara lain telah saya buat thread di sebelah, dan keingintahunan saya telah mengusik akal sehat saya ini untuk lebih tahu ttg lure itu sendiri, terutama bagaimana sebuah lure itu dibuat.
Saya tahu dan yakin, ada banyak master di sini yang sudah tahu betul bagaimana lure itu dikerjakan dan dibuat sedemikian rupa sehingga menjadi lure yang "maut", tapi saya juga berpikir, mestinya ada banyak juga rekan yang masih ijo royo-royo seperti saya ini, yang masih ingin tahu lebih banyak mengenai dunia casting khususnya lure itu sendiri.
Nah, keingintahunan dan keusilan saya, yang baru membuahkan sedikit sekali hasil, yang saya kira bisa dan ada gunanya saya share di sini, berdasar pengalaman saya sendiri dan apa yang saya tangkap dan pahami dari proses pembuatan lure itu, secara hand-made!
Mungkin saja, dengan thread ini, nanti kami, saya dan beberapa junior lainnya, bisa tambah belajar dengan baik, seandainya saja para master casting ini mampu dan mau memberikan pengarahan yang baik dan benar.
Sesuai dengan judul thread ini, saya kemarin sudah berusaha mencoba membuat lure sendiri, meski masih jauh dari sempurna. Dan di sini, saya ingin sedikit berbagi dari apa yang telah saya kerjakan dan pelajari. Sekali lagi, ini dari pemula untuk pemula, ya, para master silahkan mengamati dan memberikan pencerahan dikala ada kebuntuan dalan diskusi nanti.....
Pertama, apa sih yang diperlukan dalam membuat lure - minnow? Yang diperlukan adalah
1. Bahan
2. Kemauan bekerja keras, sedikit tergores cutter, dan kotor tanganya!
Untuk yang no 2, saya kira sudah jelas, sedang untuk bahan, kita bisa sediakan kayu, penggaris, kertas, pensil, amplas, dempul, cat dan sebagainya. Kayu yang bagus, dari informasi yang saya dapat dari internet, kayu yang paling mudah didapat adalah agatis atau kayu damar. kayu ini selain mudah didapat juga realtif mudah dibentuk.
Setelah semua siap, kita mulai mencoba membuat design (gbr 1 dan 2) Design ini kita bisa buat sendiri, bisa juga kita mencontoh dari lure yang sudah ada. Sesukanya, sesenangnya, kembangkan imajinasi kita mengenai makhluk-makhluk yang bisa jadi ada di dalam air sana, yang bisa mengusik ikan, baik memakan maupun menyerang, karena itu yang diperlukan sebuah lure yang bagus.
Setelah kita mendapatkan bentuk yang kita inginkan, kita potong, terus kita pindahkan design/pola tadi ke kayu yang akan kita pakai (gbr 3)
Yup, kita sudah gambar pola kita ke kayu, potong dengan menggunakan alat potong seperti cutter, gergaji, atau apa saja terserah, yang penting bisa memotong dengan baik dan agak rapi (gbr 4)
Setelah itu, kita bisa menggunakan kikir untk meluruskan dan membuat bentuk yang lebih bagus, pelan-pelan dan santai saja. toh itu kita kerjakan untuk menyalurkan hobi, ide dan kreatifitas kita. "what ever, but the best for my self", itu saja pedomannya (gbr 5)
Yes, kayu sudah mulai berbentuk sekarang (gbr 6) Tapi ingat, itu masih kotak! Belum berbentuk seperti imajinasi saya. Saya maunya itu berbentuk lonjong agak bulat, persis seperti bentuk ikan "katakuchi-iwashi" (japanese encovy?) Nggak papa, santai saja, nanti juga bisa berbentuk bulat lonjong, kok!
Oke, sekarang kita buat kerangka dalamnya. Em, kira-kira saya ingin pakai double treble-hook, jadi mesti ada 3 "eye", satu untuk tempat kenur di depan, 2 lagi di tengah dan belakang untuk tempat pasang split ring / treble hook (gbr 7)
Ya, sudah, selesai, sekarang tinggal satukan! Lho kok kotak? Nggak papa, kita tinggal kash gambar sedikit, sesuai dengan imajinasi kita. Ikan kan bentuknya begitu aerodinamis agar bisa gesit berenang. Ujung depan dan belakang mengerucut. Oke, kasih garis-garis, sebagai patokan kita menyerut nanti (gbr
Ya, kalau sudah diserut dan diaplas, bisa jadi agak mirip dengan bayangan dan imajinasi saya (gbr 9)
Ops, ada yang ketinggalan! Bukankan nanti akan ada kawat yang dibuat kerangka dan "eye"nya. jadi emstinya dibuat lubang atau cekungan untk tempat kerangka kawat itu. oke, dengan sedikit menyayat bagian dalam, jadilah tempat kawat kerangka itu nanti (gbr 10)
Oke, sesuai dengan pola yang tadi kita buat, kita membuat lubang sebagai tempat "eye" (gbr 1 dan 2 ) lucu bukan?
Selanjutnya, kita buat kawat kerangkanya. kita mesti buat dari kawat tahan karat, supaya nanti lure yang kita buat bisa tahan lama (gbr 3).
Sudah pas? kalau belum kita mesti setting agar dudukannya pas banget dengan pola kerangka yang kita buat. Kalau sudah, kita tinggal masukan (gbr 4), dan........
Siap dilem (gbr 5)
Lha kan itu cuma kayu. Nanti pasti terapung dong. Yup, kalau mau buat tipe floating, ya, cukup dengan begitu sudah bisa, tinggal nanti dikasih rib. kalau mau yang suspend atau floating, kita mesti sedikit modifikasi. caranya, kerangka itu diberi pemberat dengan bahan timah yang mudah dibentuk (gbr 6), kemudian di set dengan membuat lubang di badan lure, kalau sudah pas, ya, tinggal di lem (gbr 7)
Ini beberapa hasil karya saya, yang saya buat berdasar imajinasi saya, diantaranya bentuk pensil sub surface untuk coba action walk the dog (gbr 1), pencil floating (gbr 2) dan pencil sinking serta sebuah lure besar yang saya bentuk mirip ikan tongkol (gbr 4)
Sedangkan gbr 5 dan 6, em, itu sama, tapi setelah saya dempul dan siap untuk kasih cat dasar....
(to be continue)
Note:
kebetulan kemarin sudah di cat dasar, terus saya coba masukan ke air dalam ember... so far so good, nampaknya sesuai dengan rencana, kecuali yang suspend. yang agak goyang dan jungkir balik waktu masuk ke air tawar, ntah nanti kalai di tes di air laut yang konon kabarnya agak lain dengan air tawar...
hua.. ha.. ha... terima kasih bos, saya sudah dianggap saingan mas Soni.... (padahal, saya itu juga masih pesan sama Mas Soni hi.. hi.. hi... ) dan dalam bidang lure-lure'an, saya pasti masih jauh banget di banding mas Soni, yang sudah sering dijuluki "kyai", lha saya aja baru nyantri kemarin sore...
Cerita saya itu 1000 kai lipat lebih mudah dari pada pas saya coba bikin. tangan kesayat cutter 2 kali, belepotan cat dan dempul, diomelin bini karena bikin debu di dalam rumah plus bau cat dan tinner. Dan dengan alasan bau cat dan tinner itulah sampai sekarang saya belum kasih cat itu lure-nya.
tapi, rasa penasaran itu sudah sedikit terobati...
@MRD
terima kasih juga, em, unutk usulnya, saya kok masih nggak pede dan agak malu
@Mr. Irwin
Yang junior? apa perlu saya kirim foto? atau minta ama MRD aja
@Mas Soni, Mr. Blowfish, dll
Terima kasih, dan ditunggu kritik dan kritik serta kritiknya lha wong baru belajar
timah ditengah itu ngitungnya gimana ya fren??? maksudnya menentukan beratnya timah utk bodi X gitu..
ini pertanyaannya kok ya pas banget di poin yang susah!
kalau untuk ngitungnya, terus terang saya kurang paham, Bos! tapi kemarin itu saya cuma pakai ilmu kira-kira, kalau kayu segini ini akan tenggelm dengan timah segini, atau kalau suspend, kira-kira akan melayang dengan timah segini, eh, kok ndilalah pas he.. he.. he..
mengapa saya bilang ini point susah, sebab menurut saya, mesti tahu betuk berat jenis kayu+timah dibanding dengan air laut / air tawar. terus dihitung berdasar bla.. bla.. bla.... yang mungkin saya temen Om Irwin yang suka ngitung-itugn dulu itu bisa memberikan pencerahan...