+ Reply to Thread
Page 1 of 6
1 2 3 4 5 6 LastLast
Results 1 to 10 of 52

Thread: 101- Marine Engine, Marinized Ex-Truck & Vessel Propulsion - Baca sebelum bertanya

  1. Surya P is offline RegularFishy Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold
    Real Name
    Surya P
    Join Date
    Feb 2008
    Location
    Jakarta
    Posts
    159

    101- Marine Engine, Marinized Ex-Truck & Vessel Propulsion - Baca sebelum bertanya

    Guys,

    Sudah lama saya mau sumbang tulisan ini tetapi baru sempet sekarang.

    Saya mau ulas sedikit soal marine diesel engine, self-marinized marine engine dan sedikit soal propulsion.

    Karena saya lihat popularitas mesin ex-truck di pakai di kapal cukup lumayan, biar Pak John tidak cape jawab melulu pertanyaan yang sama, saya buat 101 ini. Kalo bisa di sticky kan pake power glue lebih baik.


    Mesin truck ( yang PK atau HP kecil ) atau mesin genset atau mesin marine, banyak yang base engine nya sama. Contoh Caterpillar 3116 series atau Cummins 6BT series.

    Untuk mesin MAN D28 family. Kita bicara yang 10 silinder lah. Ini ada di pake di industry ada yang jadi genset ada yang marine engine. Ini D2840 bisa sampe 1,100 HP dalam konfigurasi maksimalnya yang pakai common rail di marine engine.

    Jarang marine engine di design dari Day 1 sebagai mesin marine, kecuali yang kelas kapal besar di atas sekian ribu PK. Biasanya untuk generator dan industrial dulu sebab selain untuk testing ground, marine engine perlu tambahan lagi di cooling system nya, jadi cari jam terbang dulu di darat sebab user nya lebih banyak.

    Ada yang produsen yang benar-benar ada divisi marine, genset dan darat
    ( industry/highway/mining ), contoh Caterpillar.

    Kalo MAN ada darat & marine , tapi kalo untuk genset mereka jual engine doank biasanya sebagai industrial engine. Nanti agen genset yang kawinkan ke alternator/dinamo, jadi deh genset.

    Saya agak kesulitan cari data mesin bekas ex-truck sebab database saya banyak nya di marine engine.



    Apa sih Marine Engine itu ?

    Seperti nama nya jelaskan, yah mesin yang untuk di pakai di kapal laut, bisa untuk commercial kayak tug boat, bisa untuk ferry, bisa untuk yacht.


    Perbedaan yang paling signifikan untuk mesin marine dibanding mesin darat adalah komponen tambahan supaya mesin bisa di dinginkan oleh air laut dan bisa berfungsi baik di laut. Kalau soal fuel system parameter berapa beda, saya tidak tau detailnya.

    Yang jelas semua mesin menghasilkan sebuah power curve nya, antara lain, dari design diesel fuel injection system nya. Power curve menentukan applikasi apa yang cocok untuk mesin ini, maka logikanya fuel system nya bisa berbeda antara marine dan darat, to profile kerja nya beda.


    Contoh power curve berbeda yang gampang di jelaskan di mesin bensin EFI untuk mobil adalah, ECM ( Electronic Control Module ) kita mapping ulang untuk pulsa injector nya, kuantitas BBM di jeksi ke cylinder nya, timing nya dan lain-lain untuk di sesuaikan kepada keperluan si tukang oprek2 nya. Orang yang demen rally akan cari torsi bawah yang bagus, orang yang demen top speed cari torsi atas yang baik. Orang yang demen drag, beda lagi.

    Kalo mesin diesel tidak bisa di mapping semudah ini sebab yang kita bahas adalah yang mekanikal governor bukan yang full electronic diesel injection system.


    01. Heat Exchanger / Keel Cooler

    Sistim pendingin radiator udara versi truk di buang, di ganti ama heat exchanger. Air laut dinginkan air radiator mesin, bukan pake udara lagi kayak truk. Kipas angin di buang, pasang sea water pump atau pompa air laut. Prinsip kerja sama ajah, kalo mesin darat buang panas mesin via air radiator lalu via udara, mesin marine gunakan air radiator dan di transfer panas nya ke air laut melalui alat tukar panas = Heat Exchanger.

    Ini photo MAN D2848 ( 8 silinder ) yang di jadikan genset, lihat ada radiator angin nya.





    Ini photo MAN D2848 yang di jadikan mesin marine, lihat radiator di rubah jadi heat exchanger.




    AKAN BERSAMBUNG.......beta latihan tempel photo dulu yah.

    SP
    Last edited by Surya P; 10-09-2009 at 08:03. Reason: photo attachment
    Big fish is definitely better than BIG woman...kik kik kik
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook

  2. Surya P is offline RegularFishy Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold
    Real Name
    Surya P
    Join Date
    Feb 2008
    Location
    Jakarta
    Posts
    159

    Ada juga mesin marine yang tidak pake heat exchanger, tapi pake keel cooler (umumnya kapal pelan). Jadi “radiator-khusus” seolah-olah di pindahkan posisi, diletakan di lunas kapal atau lambung biar kena air laut langsung tanpa perlu heat exchanger yang lebih mahal dan tidak perlu pompa air laut tersebut. Ini juga cocok untuk lokasi yang sendimentasi nya tinggi, kayak sungai di lokasi tertentu yang pasir atau lumpurnya nya seabrek-abrek. Kalo sea water pump kena pasir atau lumpur terus, bisa cepat haus dan jalur/lubang air di heat exchanger bisa berantakan kena tersumbat.

    Keel Cooler







    Mana lebih baik, yah tergantung aplikasi. Yang jelas mesin dengan pendinginan keel cooler biasanya pakai kenalpot kering. Semua tergantung kebutuhan kapal dan wilayah operasional.


    AKAN BERSAMBUNG
    Last edited by Surya P; 10-09-2009 at 08:07. Reason: typo
    Big fish is definitely better than BIG woman...kik kik kik
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook

  3. Surya P is offline RegularFishy Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold
    Real Name
    Surya P
    Join Date
    Feb 2008
    Location
    Jakarta
    Posts
    159

    02. Water Jacketed Exhaust Manifold
    Karena ruang mesin kapal tertutup walaupun ada blower ventilasi, panas mesin harus bisa di buang dengan baik supaya suhu di ruang mesin tidak melebihi +15 derajat dari ambient.

    Jika suhu ruang mesin anda di atas 40* C , ada mesin yang bisa/harus kena de-rating up to 10%, sayangkan hilang power 10% dan jadilah overload 10% saat di operasikan di full load....ck ck ck. Udara ambient panas atau high altitude ( gunung nan tinggi ) adalah musuh mesin.

    Mesin di truk kayak apapun panas nya, tetap udara nafas nya udara ambient yang lebih sejuk di banding dari udara di engine bay nya. Apalagi truk yang ada snorkel nya. Kalo mesin kapal sedot udara kan dari ruang mesin, yah kalo panas dapat panas juga. Apalagi banyak kapal yang tidak gunakan forced ventilation blower atau kekecilan ukuran blower nya, atau hanya mengandalkan celah-celah ventilasi natural doank.

    Ini exhaust manifold kering dan turbo kering






    Bisa berapa panas exhaust manifold kering dan turbo kering, ini photo genset sedang di loading 60%. Photo tidak bisa terlalu terang, maklum saya tidak bawa tripod jadi photo nya susah neh kalo slow frame speed.
    Nah bayangkan panas itu di ruang mesin kapal....bisa buat pisang bakar... Mau kecil atau gede kek mesin, panas mesin di exhaust manifold dan turbo suhu nya sama ajah.






    Marine engine akan di lengkapi dengan water jacketed exhaust manifold* atau sistim kenalpot basah. Mesin internal combustion itu kan kerja nya sebenarnya melakukan controlled-explosion. Solar di ledakan, piston turun dorong crankshaft untuk berputar. Crankshaft berputar sambung ke roda gila, roda gila di kopelkan ke transmissi lalu di oper ke ban ( atau baling2 )…gelinding deh tuh truk atau gerak lah tuh kapal. Karena sumber panas mesin paling tinggi di mana ada pembakaran BBM, maka mau tak mau exhaust manifold truk yang kering di ganti dengan exhaust manifold yang ada jaket air, biar adem.


    Ini wet exhaust manifold yang ada gallery air untuk dinginkan suhu logam dari manifoldnya sendiri. Mesin nya sama MAN D2840 , 10 silinder. Yang photo atas versi genset, ini versi marine asli dari MAN. Karena pendinginan pakai air radiator tuh mesin, maka suhu logam exhaust manifold tidak bisa lebih panas dari suhu air pendingin/coolant/radiator mesin ini. Yah bedahnya bisa 300+ *Celsius ama yang versi darat exhaust manifold kering...yep..PANAS NEH !!!!!





    Ini barang kagak murah. Buat sendiri juga susah dan belum tentu bagus sebab buat gallery untuk air nya susah, kecuali bisa jual banyak dan modal cetakan kembali…kalo kagak mahal neh. Kalo di Caterpillar 3208 dulu ajah harga nya 30jt, karena ia V8, maka pake 2 manifold= 60jt, ini asli dari Caterpillar/Trakindo.


    AKAN BERSAMBUNG
    Big fish is definitely better than BIG woman...kik kik kik
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook

  4. Surya P is offline RegularFishy Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold
    Real Name
    Surya P
    Join Date
    Feb 2008
    Location
    Jakarta
    Posts
    159

    03. Water jacketed turbocharger

    Mesin diesel banyak yang pake turbo, karena turbo sebetulnya adalah heat recovery device, maka itu suhu di logam turbo panas bener…… bisa nyalah merah kayak oven bakery...terbukti di photo.

    Kalo di truk , turbo kering tak masaalah, angin segar dan kenceng masuk ke engine bay, bisa lebih adem, kalo di ruang mesin kapal..mau kemana itu panas ? Mesin marine model lama emang ada yang turbo kering, maklum cari murah…sekarang orang tidak mau di marine engine pake turbo kering, semua udah water jacket turbocharger atau wet turbo*.

    Pertama, berbahaya…. sebab ke semprot solar dikit ajah itu turbo bisa kebakaran. Kedua, kapal banyak yang ruang mesin nya sempit dan karena turbo posisinya rata-rata tinggi atau paling tinggi di mesin, plafon ruang mesin umumnya adalah lantai dari ruang tamu kapal…turbo kering orang ogah pake di yacht. Dengan clearance cuma 1 atau 2 jengkal dari turbo ke plafon, emang serem pake turbo kering di kapal yang engine room nya kecil. Mana ada yacht yang kecuali 20+ meter atau yang tipe slow long range punya ruang mesin gede dan tinggi. Space itu mahal di yacht, maka engine room sering sekali tempat paling sengsara untuk kerja, apalagi ukuran yacht dibawah 16 meter…wah bisa kram badan kudu yoga pletot sini pletot sana. Saya sekarang udah kagak sanggup lama-lama kerja di engine room sebuah yacht, apalagi yang tidak bisa saya diri tegak…pegel coy.



    * Cilakanya adalah, wet turbo harus di kawinkan dengan water jacketed exhaust manifold sebab kan turbo downstream dari exhaust manifold, jadi ini pasangan Romeo dan Juliet yang tidak boleh di pisahkan. Wet Turbo juga mahal, di atas 50jt bisa loh, untuk kelas mesin 400HP an.



    04. Water Injected exhaust elbow.

    Kenalpot setelah turbo menyalurkan gas buang, gas buang selalu di jeksi air supaya sejuk dan redam suara. Ada kapal yang pilih exhaust kering, tapi ini sangat jarang sebab kalo sportfishing yacht tidak ada yang mau pakai kenalpot kering. Kalo slow long range cruiser 7 knot kayak Nordhaven, banyak yang pilih kenalpot kering dan di buang ke atas kayak pabrik... atau kapal kommersial. Saya tidak mau bahas kenapa ada yang mau kenalpot kering, ntar ke panjangan.



    Dari turbo ke water injected elbow anda bisa lihat insulasi panas khusus yang warna hitam kayak aspal. Ini salah satu insulasi terbaik yang saya pernah coba. Jauh lebih baik daripada yang umum seperti kain fiberglass membungkus pipa lalu dibalut kain tahan api....udah mana tebal dan gede jelek. Belum suka rontok dikit-dikit yang model lama itu. Untuk mesin marine ini lah porsi terpanas yang handle gas kenalpot dan pipa nya kering. Semakin panjang ini pipa kering, semakin panas ruang mesin.

    Ini insulasi hitam saat kapal lagi di pacu, kalo kena tangan tidak melepuh alias bisa di pegang-pegang bentar.





    Ini water injected exhaust elbow tanpa insulasi.
    Di lubang finalnya nya, diameter dalam adalah di mana gas buang akan keluar, diameter luar yang semprot air laut. Design dari water injected elbow penting untuk dapat yang bagus sebab disini back pressure akan jadi hambatan mesin jika design buruk. Jika anda beli mesin marine asli yang branded, saat commissioining back pressure akan di ukur, jika terlalu banyak hambatan, warranty akan di cabut sebab parameter operasional di anggap tidak layak.



    Khusus untuk yang bikin alat ini, tolong dicatat bahwa welding nya pake TIG jauh lebih baik. Kalau pakai las listrik, nanti akan bocor halus sebab fusion nya tidak baik. Yang jago las tau lah, saya tidak paham las. Saya cuma tau bahwa sifat korosif air laut pada suhu extreem ( bentuk uap ) itu biang sadis dan pernah saya buat alat ini di Jakarta, saya kena pin hole leak di beberapa ttik setelah 100 jam operasional. Meler sini sana beberapa tetes...malu malu in ajah, udah mana mahal lageee. Kalau cuma SS316L belum tentu tahan lama, kadang kadang harus pakai logam yang lebih baik.
    Ini elbow di photo adalah elbow bekas, saya ganti setelah 2,000 jam operasional dan setelah +-10 tahun. Bocor parah atau patah tidak, cuma meler beberapa tetes per menit...dikit banget deh. Tapi boat owner satu ini tidak terima istilah meler berapa tetes pun. Kalo baru kagak meler, yah kalo meler ganti baru.


    AKAN BERSAMBUNG
    Big fish is definitely better than BIG woman...kik kik kik
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook

  5. Sportfisherman's Avatar
    Sportfisherman is offline Sportfisherman Sportfisherman has a brilliant future Sportfisherman has a brilliant future Sportfisherman has a brilliant future Sportfisherman has a brilliant future Sportfisherman has a brilliant future Sportfisherman has a brilliant future Sportfisherman has a brilliant future Sportfisherman has a brilliant future Sportfisherman has a brilliant future Sportfisherman has a brilliant future Sportfisherman has a brilliant future
    Real Name
    John I. HambaLi
    Join Date
    Oct 2004
    Location
    Jakarta
    Posts
    4,711

    Pak Surya ,

    Fantastic descriptions dari marine engine , sekarang saya tau harus kemana bertanya kalau saya ada masalah dgn mesin diesel saya , mucho gracias .

    Jon .
    It's not what you don't know that gets you into troubles , it's what you know for sure that ain't so . Mark Twain .
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook

  6. Surya P is offline RegularFishy Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold
    Real Name
    Surya P
    Join Date
    Feb 2008
    Location
    Jakarta
    Posts
    159

    Sama sama Thank You Pak John...
    Tenang, saya masih cinta ama marine engine asli kok.... cuma berapa tahun ini emang kalo suruh meletot-letot di tempat sempit gaya ahli yoga cek ini ono tidak se flexible dulu....umur neh...cuma 42 tapi lebih banyak troubleshooting dari luar, emang ini yang penting sih...kik kik kik.

    Regards,
    Surya


    LANJUT..........


    HORSEPOWER RULES ? HHHmmmm….NOT REALLY.

    HP atau PK adalah daya yang di kerluarkan mesin.
    Tergantung mau di pakai sebagai mesin penggerak apa itu mesin diesel, pembuat mesin bisa atur yang terbaik, walaupun belum tentu yang paling bandel.

    Kalo di genset agak gampang sebab Kwe atau kilowat listrik mudah di hitung terhadap Kw mesin penggerak nya. Tinggal di hitung loss nya di kipas angin dan radiator berapa, contoh kalo genset rating 400Kw, loss di engine coolling system bisa sampai sekitar 12kw. Lalu dinamo/alternator listriknya sendiri efficiency nya biasanya 80% atau di sebut power factor bla2. Lalu mau duty rating nya Prime Power atau Stand By bla2….ujung ujungnya adalah makin gede power yang di keluarkan oleh sih mesin, makin pendek umurnya….nggak ada yang gratis. Semua udah OK, pasang MCB dan diprogram sekian ampere akan jepret…aman deh.

    Mesin marine diesel di pasaran juga bisa di bagi dalam banyak kelas, kelas kambing ada…kelas mendingan ada…kelas balap lain lagi…kelas branded juga ada.

    Tiga rating utama dari sebuah mesin marine yang umum berdasarkan non- electronic engine dan bukan common rail injection system, mari kita pakai : MAN D2840 – 10 Silinder

    LIGHT DUTY
    2,300 RPM - Pleasure Craft = maksimum power, pake nya low hours
    Adalah 860 HP @2,300 RPM
    Adalah 762HP @ 1,800 RPM

    MEDIUM DUTY
    2,100 RPM - Intermediate Rating, kayak ferry, semi high hours
    860 HP jadi cuma 560 HP @2,100 RPM

    CONTINUOS DUTY
    1,800 RPM – Continuos Rating, kayak tug boat
    860 HP jadi cuma 496 HP @1,800 RPM

    GENSET DUTY 60hz, 1,800 RPM – USA/Japan Voltage
    Kalo Prime Rating, tergantung varian nya, ada yang 515Kw ( 690HP ) atau 565Kw (757 HP).
    Duty nya 4,000 jam setahun dan rekomendasi loading cuma 70% ( 483HP atau 529HP )
    Ini kilowatt atau PK bicara di flywheel ( roda gila ), bukan Kw electrical.

    Mesin yang di design untuk 2,300RPM tidak berarti akan se-awet mesin yang di design untuk 1,800RPM walaupun kita pakai nya di 1,800 RPM. Power curve nya sengaja di buat beda dari design awal. Lihat contoh atas. Pokoknya tidak ada ilmu engineering apa pun yang bisa berikan power extra…..tanpa umur operasional di pendekan. ..titik.

    Khusus untuk kapal planning hull, power curve mesin, atau tepatnya torque curve si mesin harus sesuai dengan ciri-ciri lambung ini saat dari kecepatan displacement mau masuk ke kecepatan planning. Kondisi kerja mesin berat di zona ini sebab saat RPM masih di putaran rendah, mesin belum bisa outputkan torsi memadai. Untuk kapal pelan atau displacement hull, tidak terlalu pusing soal kekuatan torsi pada putaran mesin di RPM yang “rawan” ini , sebab tidak ada keperluan planning.

    Dari displacement speed untuk lompat ke planning speed, itu wilayah kecepatan yang lompat sekitar +3-4 knot doank, torque mesin perlu lebih dari 200%+ increase nya. Makanya mesin suka ngebul di speed zone ini, emang sedang agak overloaded. Kalo udah lewat "speed hump" ini, baru lah mesin enak kerja nya. Biasanya di kapal bermesin 2,300 RPM, planning speed mulai masuk saat mesin di 1,200-1300 RPM untuk kapal yang bisa 33 knot.

    Planning adalah “to-plane” atau setengah melayang-layang di air dengan sekitar 40% dari lambung yang kena air, sisah nya di atas air. Hanya dengan cara ini lah kapal bisa lari kencang karena permukaan lambung yang kena air ( wetted surface area ) tidak 100%. Dynamic lift terjadi di lambung belakang kapal pada kecepatan planning.

    Pernah roda mobil anda kena aqua-planing oleh genangan air di jalan raya saat mobil lagi kencang tidak ? Itu sama teorinya, kalo cukup cepat, kita bisa "skimming" on the water surface, kayak orang main ski air.

    Planing speed sebuah kapal akan tergantung dari hull speed kapal tersebut dan ini tidak bisa ditawar…oprek oprek dikit bisa tapi batasan ilmu fisika nya jelas.

    Torsi atau Torque adalah kekuatan yang sebenarnya memutar baling-baling bukan HP atau horse power. Tetapi HP dan Torsi ini satu kesatuan yang tidak bisa di pisahkan.


    Cara hitung torsi pada RPM maksimal :

    ...................Torque x RPM
    Horsepower = ___________
    ........................5252


    ..............Horsepower x RPM
    Torque = _______________
    ........................5252


    Coba yang engineer, kalo mau tambahkan...monggo...

    Jadi tidak perlu tau torsinya berapa, nilai torque nya pada HP tertinggi nya pasti sama di semua tipe mesin asal RPM dan HP nya sama. Nah, lalu apa bedanya mesin diesel marine dan mesin diesel truk dan mesin bensin mobil ?


    Yang paling beda adalah, berapa bagus torsi nya pada RPM yang lebih rendah…ini kunci nya. Mana mungkin mesin kita geber mesin pada RPM 100% terus menerus. Kalo kapal plannning hull, torsi pada RPM rendah sangat penting. Untuk ombak besar, mesin dengan torsi rendah yang kuat adalah "raja" dan lebih aman.

    Kalo mesin bensin karena RPM nya relatif tinggi, maka untuk kapal berat tidak cocok.

    Lagipula overall efficiency mesin bensin kalah sama mesin diesel, apalagi dibanding diesel yang common rail. Efficiency yang di maksud adalah 1 liter BBM itu nilai nya berapa kalori nya, lalu di bakar di mesin dan output mesin nya di hitung dalam kalori ........nanti dapat efficiency nya.
    Secara design juga mesin diesel ( apalagi yang common rail ) lebih efficient dari mesin bensin, jadi bukan karena tipe BBM nya ajah.

    Secara garis besar, mesin diesel marine karena kebutuhan nya berbeda sama mesin darat, design nya di fokus kepada mampu nya hasilkan torsi bagus di RPM serendah mungkin, malah ada mesin yang mampu keluarkan torsi terbaiknya pada sekitar 60-70% putaran maksimal tuh mesin. Ingat horsepower adalah unit yang kita familiar, tetapi yang kerja sebetulnya torsi. Karena horsepower selalu di sebut pada puncak nya atau pada RPM tertinggi, data ini tidak terlalu berguna tanpa kita ketaui torque chart nya tuh mesin.


    Torque chart lah yang di perlukan untuk hitung2 propeller power curve atau propeller power demand. Tanpa ada torque chart, yang bikin propeller cuma meraba-raba dan biasanya di bikin ringan sekalian dan hasilnya kapal tidak bisa pakai daya mesin secara maksimal atau kalo salah overload deh.


    AKAN BERSAMBUNG
    Big fish is definitely better than BIG woman...kik kik kik
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook

  7. Rudy 007's Avatar
    Rudy 007 is offline Belajar mancing Rudy 007 has a reputation beyond repute Rudy 007 has a reputation beyond repute Rudy 007 has a reputation beyond repute Rudy 007 has a reputation beyond repute Rudy 007 has a reputation beyond repute Rudy 007 has a reputation beyond repute Rudy 007 has a reputation beyond repute Rudy 007 has a reputation beyond repute Rudy 007 has a reputation beyond repute Rudy 007 has a reputation beyond repute Rudy 007 has a reputation beyond repute
    Real Name
    Rudy Limansia
    Join Date
    Sep 2006
    Location
    Semarang
    Posts
    10,391

    Luar biasa p Surya, penjelasan yg sangat menarik dan mudah di cerna, terima kasih.
    Rgds,
    Rudy. EMAIL : Rudysen@fishyforum.com

    Link for the new FF member

    http://www.fishyforum.com/fishysalt/...khususnya.html

    If better is possible, so, good is not enough.
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook

  8. Surya P is offline RegularFishy Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold
    Real Name
    Surya P
    Join Date
    Feb 2008
    Location
    Jakarta
    Posts
    159

    JADI PAKE MESIN BEKAS TRUK ATAU TIDAK ?

    Untuk mesin bekas ex-truk apakah cocok atau tidak jadi mesin kapal tergantung oleh applikasi nya dan spec nya, di luar dari perlu nya marinization yang bagus/sempurna. Saya tidak mau bahas kemungkinan tidak terlalu cocok dari segi power curve nya, saya tidak ada power/torque chart nya mesin ex-truck ……jadi no-comment.

    Salah satu problem bagi mesin truk dari merek tertentu yang pada awalnya tidak pernah mau di marketkan sebagai mesin marine, kemungkinan besar adalah design bell housing nya. Bell housing adalah pantat mesin dimana roda gila di parkir. Itu lubang mur/bautnya, dan diameternya ada spec nya dari SAE ( Society of Automotive Engineer ) untuk bisa cocok di kopelkan/dikawinkan ke marine gearbox.


    Ini yang disebut Bell Housing di sisi mesin penggerak







    Ini yang disebut Bell Housing dan Coupling di sisi gearbox. Ini gearbox merek ZF. Coupling ZF beda dengan coupling merek transmissi Twin Disc atau Korea punya, Dong-I. Kebetulan Coupling ZF ini yang model baru warna putih sebab karet nya campur silicone ( cerita nya lebih awet ), yang lama warna hitam, karet juga. Coupling pasti dari karet. ZF panggil coupling nya Vulkan, karena yang buat VULKAN.







    Ini SAE Bell Housing chart bagi yang memerlukan







    Kalo si mesin truk pake transmissi/gearbox buatan sendiri, pabriknya belum tentu mau pusingin soal ukuran SAE untuk marine gearbox, toh market nya sudah jelas, khusus untuk truk dan truk merek mereka sendiri pula. Kadang2 ada adaptor kit nya, kadang2 kagak ada.

    Jadi selain mungkin sulit cari gearbox marine nya yang sesuai ( please, jangan modifikasi abal2 ), mesin truk gelondongan belum tentu di marinized dengan baik sebab proses marinization ini suka-suka dan pinter2 nya yang marinized, siapa yang bisa jaga standard after market marinization seperti ini ? Bisa bagus atau bisa jelek, tergantung komponen modifikasi nya untuk marinization lengkap kagak di pasaran. Kalo dikit2 harus custom made, wele2 repot tuh.

    Jika mesin diesel bekas mobil yang RPM nya di atas 2,500, contoh 3,200 RPM…mau cari marine gearbox nya susah, sebab tidak banyak pilihan ratio untuk input di atas 2,500 RPM. Jika pun ada, mau pilih yang ratio tinggi kayak 1: 3 ke atas, lebih sulit. Jika kapal kayu yang berat dan/atau displacement hull adalah lambung untuk mesin ini, artinya propeller harus besar dan ini pastinya gearbox ratio cocoknya di reduction tinggi seperti 1: 3.5 atau 1:4 atau mungkin lebih …….. maka ini udah awal yang sangat buruk. Pasti propeller tidak bisa pakai ukuran diameter yang terbaik. Itu PK mesin yang anda beli tidak akan ke pakai sepenuhnya…sayang banget dan loss di propeller bisa sangat berlebihan. Jadi jangan heran kalo kapal berat/displacement hull punya si A yang RPM nya rendah dan PK sama dengan kapal B yang sistership, tapi mesin nya kapal B tipe RPM tinggi, ternyata si A kapal nya lebih laju.

    Kalo beli mesin truk bekas ex impor gelondongan, ini juga untung2 an. Kalo pas dapat yang masih OK...yah OK. Kalo dapat yang udah parah, yah tergantung berapa jujur dan baik kerja overhaul nya sang penjual. Kecuali anda dyno itu mesin dan pake ahli untuk test ini ono, faktor untung2an masih tetap berperanan.

    Soal mutu marinization nya, lain lagi. Contoh yang gampang ajah dan banyak orang tidak paham adalah heat exchanger. Heat exchanger yang bagus pipa nya harus pakai cupro-nickel ( copper-nickle 70/30 ) bukan common brass, tapi cupro-nickel mahal. Kalo common brass lebih cepat bocor karena daya tahan terhadap korosi air laut nya kurang bagus. Kalo MTU sudah pake titanium. Irit di heat exchanger bermutu dan jika sampai bocor di jalur air tawar nya, lalu mesin overheat, bisa bengkok cylinder head...lalu piston kena jam di liner...patah con-rod dan crankshaft pula bisa-bisa TOTAL LOSS. Irit 10 juta, rugi 60-100 juta...kan sayang.

    Heat exchanger ( HE ) harus di pilih yang sesuai dengan mesin, berapa kapasitas heat output itu mesin diesel dan berapa mampu nya heat exchanger bisa buang panas. Yang tukang marinization bisa saja nakal, kasih kita yang model HE kecil karena lebih murah dan RPM mesin di kunci di posisi rendah biar output mesin tidak melebihi kemampuan heat exchanger….sama ajah bohong.

    Heat exchanger yang baik pasti lebih besar sedikit dari kebutuhan mesin, sebab lambat laun kotoran atau scale build up akan buat efficiency atau kemampuan heat exchanger turun. Kalo pas-pas san , repot neh….barang di pake bukan makin bagus, tapi pasti makin drop performance nya. Mau tau HE cukup atau tidak, geber itu mesin pada top speed minimal 5 menit, kalau suhu mesin naik lebih dari batas suhu normal, HE nya kurang besar, dengan catatan sistim pendingin sisi air tawar nya sehat dan propeller sudah dapat yang sesuai dan mesin mampu masuk ke RPM maksimum sesuai ratingnya dan lambung sampean bersih.

    Kalo soal wet exhaust manifold yang water cool, ini repot. Mau casting mahal, mau beli belum tentu ada yang jual kalo mesin bukan marine asli. Saya pernah lihat orang bikin seada-adanya... , las sini sana.

    Kalo soal turbo mau nya yang water cooled, rasanya ngak mungkin mau di ganti deh ama yang jual, pasti turbo kering mesin ex-truk akan di pertahankan...mahal neh dan kudu di kawinkan ama wet exhaust manifold alur-alur lubang air nya...repot…modifikasi nya.


    AKAN BERSAMBUNG
    Big fish is definitely better than BIG woman...kik kik kik
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook

  9. fishy_sam's Avatar
    fishy_sam is offline RegularFishy fishy_sam is on a distinguished road
    Real Name
    Halim
    Join Date
    May 2008
    Location
    kalimantan
    Posts
    103

    wow

    wow... penjelasannya memberi pencerahan...
    terima kasih...
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook

  10. Surya P is offline RegularFishy Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold Surya P is a splendid one to behold
    Real Name
    Surya P
    Join Date
    Feb 2008
    Location
    Jakarta
    Posts
    159

    MARINE GEARBOX

    Kita balik lagi ke marine gearbox. Disini pembeli harus hati-hati jika beli mesin ex truk atau ex mobil diesel yang dikawinkan ke marine gearbox dengan modifikasi, alias kode SAE nya tak cocok, lalu adaptor yang bagus kagak ada… lalu di akal-akali dengan tidak sempurna…..in the name of profit.

    Juga jangan lupa, oli cooler harus di pasang untuk transmissi marine, ini penting. Jika oli kepanasan di oxidize, kualitasnya drop, habis itu gearbox. Untuk ganti main component gearbox secara baik dan lengkap jika ada gangguan besar ( overheat contohnya ), bisa 65% dari harga baru...mendingan beli baru ajah...mahal coy. Kalo marine gearbox, oli cooler biasanya dapat karena emang standard part list.


    Gearbox adalah komponen yang tahan thrust dari baling2, tetapi pada saat yang sama ia jadi penerima beban mesin alias jadi kuda-kuda mesin bagian belakang, yah melalui perkawinan bell housing tersebut. Jika sebuah engine tidak di kawinkan secara baik ke gearbox, kasian mesin bagian belakang...apa/siapa yang mau nahan beban nya ? Lihat deh semua installasi mesin yang baik, pasti marine gearbox ada 4 ( atau 2 king kong size ) engine mounting dan di depan mesin ada 2 engine mounting. Selalu gearbox yang kerja keras karena dwi fungsi tersebut



    Di marine gearbox saat di kawinkan dengan roda gila mesin, power transfer ini melalui sebuah coupling. Ada yang sebut Vulkan coupling ( ZF ) ada yang sebut kopel karet ( Twin Disc ). Emang bahan nya karet. Ini semacam damper dan pelindung saat gearbox macet karena baling2 hajar karang atau balok, supaya crankshaft mesin tidak akan patah. Coupling ini juga untuk kurangan getaran. Coupling ini ada umur nya. Namanya karet yah ada umur pakai lah. Di buku manual gearbox, jadwal ganti ini coupling tidak ada, tapi 7 tahun boleh di ganti...suatu saat akan jebol.

    Kayak kopling mobil lah, cuma cara kerja nya beda. Kopling mobil bisa slip, kalo coupling karet marine gearbox bisa pecah berantakan dan tidak ada pre-warning kayak mobil...eehhhh mulai slip nih...ganti kopling ah. Pastikan jika beli mesin ex-truk dengan gearbox dipasang secara modifikasi, fungsi dan pengunaan coupling ini jangan sampai di bypass karena mahal bubutnya ato apa kek alasan yang jual. Mesin ke gearbox marine, coupling nya harus cocok.


    ENGINE MOUNTING

    Urusan engine mounting juga sangat penting. Jika tidak beres ukuran nya atau pasangnya, mesin bisa ngulet dan block mesin bisa retak neh, ke rojok ama crankshaft/krek-ass.
    Engine mounting ada 2 macam, flexible dan yang “mati”, tergantung kapal apa mesin tersebut di pasang.


    Ini photo engine mounting



    Jika kapal bisa lari cukup cepat dimana bisa sampai lompat lompat di ombak, hati2 dengan engine mounting abal2, sebab beban G-Force di engine mounting saat kapal main ombak bisa melebihi berat mesin itu sendiri. Flexible engine mounting juga ada hitungan, bukan asal main ganjal karet keras ajah. Umurnya juga ada.

    Jangan samakan engine mounting genset dengan engine mounting mesin diesel di kapal.
    Di genset mounting lebih jadi vibration isolator, genset tidak dinamis...diam doank. Kalo mesin kapal kan ikut irama lambung di laut, jadi fungsi nya berbeda.
    Kalo beli mesin MAN, pasti dapat mounting dari MAN.



    AKAN BERSAMBUNG
    Last edited by Surya P; 10-09-2009 at 11:35. Reason: added data
    Big fish is definitely better than BIG woman...kik kik kik
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook

+ Reply to Thread
Page 1 of 6
1 2 3 4 5 6 LastLast

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts